RADAR BOGOR - Hari Selasa ini membawa berkah melimpah bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos tahap dua tahun 2026.
Kabar yang dinanti-nanti akhirnya tiba dengan adanya konfirmasi valid mengenai kelanjutan pencairan bantuan sosial BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap 2 senilai Rp600.000 yang terpantau kembali mengalir deras.
Dikutip dari YouTube Arfan Saputra Channel, proses pencairan hari ini didominasi secara masif oleh para pemegang kartu KKS dari Bank BNI.
“Pencairan bantuan BPNT hari ini untuk KKS Bank BNI di tanggal 19 Mei 2026,” ucap narator YouTube tersebut.
Tidak pandang bulu, berbagai jenis kartu KKS BNI mulai dari tahun penerbitan lama hingga angkatan baru, termasuk kartu lansiran tahun 2017, 2018, 2020, 2021, hingga 2025, dilaporkan sudah berhasil melakukan penarikan saldo tanpa kendala.
Berdasarkan bukti struk penarikan tunai dan nota transfer yang dibagikan para KPM di media sosial, berikut adalah daftar daerah yang bantuan BPNT-nya sudah mulai aktif mendarat di rekening KKS BNI:
· Indramayu (Jawa Barat): Saldo sudah mencair dan terpantau banyak KPM yang sukses menarik uang mereka melalui agen BRILink terdekat.
· Bogor - Tajur (Jawa Barat): KPM setempat melaporkan saldo BPNT mereka masuk tepat 10 hari setelah sebelumnya mereka menerima pencairan dana PKH.
· Bandung Barat (Jawa Barat): Laporan saldo masuk senilai Rp600.000 sudah ramai sejak pagi hari.
· Depok (Jawa Barat): Penarikan dana dilaporkan sukses dilakukan sekitar pukul 11.00 pagi.
· Jakarta Barat (DKI Jakarta): Dana mulai cair secara bertahap, khususnya terpantau pada kartu KKS terbitan lama tahun 2017.
· Tulungagung - Campurdarat (Jawa Timur): KPM di wilayah ini juga sukses melakukan tarik tunai massal sejak pagi hari.
Proses pemindahan atau transfer dana bansos dari pihak perbankan ini dilakukan menggunakan sistem antrian.
Oleh karena itu, bagi Anda yang berada di wilayah-wilayah tersebut namun saldonya masih kosong, diharapkan untuk tetap tenang dan melakukan pengecekan secara berkala.
Pastikan untuk selalu memantau informasi valid dari pendamping sosial masing-masing.***
Editor : Asep Suhendar