RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyalurkan bansos BPNT tahap kedua pada selasa, 19 Mei 2026, serta bantuan beras pangan 20 kg plus minyak goreng 4 liter.
Melansir dari channel YouTube CEK BANSOS, kabar ini berdasarkan laporan dari berbagai KPM di wilayah Indonesia yang sudah mulai menunjukkan saldo masuk pada rekening mereka.
Bagi Anda yang pekan lalu belum melihat saldo bansos di kartu KKS, hari ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pengecekan ulang.
BPNT Tahap Kedua Rp600.000 Mulai Masuk ke Kartu KKS
Proses pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua hari ini terpantau aktif disalurkan melalui Bank BNI.
Menurut informasi dari pihak bank penyalur, penyaluran dilakukan secara bertahap sehingga KPM yang sebelumnya belum menerima dana diharapkan segera mendapatkan saldo.
“KPM yang kemarin belum sempat tercairkan bantuan sosialnya di hari ini silakan kalian coba lakukan pengecekan di kartu KKS-nya lagi karena di hari ini pula dari pihak bank penyalur menyalurkan kembali bantuan sosial untuk BPNT tahap kedua,” ujar kanal channel CEK BANSOS.
Struk penarikan dan bukti pengecekan melalui aplikasi Wondr by BNI pun sudah banyak dilaporkan masuk dari berbagai daerah di Indonesia.
Bantuan Beras dan Minyak Goreng
Selain BPNT, bantuan pangan juga mulai disalurkan pada tanggal yang sama. Setelah sempat terjeda, bantuan beras pangan kembali disalurkan hari ini di beberapa wilayah, antara lain:
- Kelurahan Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
- Kabupaten Rokan Hilir, Desa Bantalan
- Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang
KPM di wilayah tersebut sudah mulai melaporkan penerimaan bantuan beras dan minyak.
Baca Juga: Banjir Taman Sari Persada Kota Bogor Tak Kunjung Usai, Warga Usul Tambah Kolam Retensi di Hulu
Kenapa Bansos Anda Belum Cair? Ini 2 Penyebab Utama
Bagi KPM yang hingga hari ini belum melihat saldo bansos masuk, jangan khawatir. Berdasarkan data dari SIKS-NG, ada dua alasan utama mengapa bansos tahap kedua belum tersalurkan:
1. Status Masih Berhasil Cek Rekening atau SPM
Jika setelah pengecekan status bansos Anda masih Berhasil Cek Rekening atau sudah SPM (Surat Perintah Membayar) namun belum menjadi SI (Sudah Dibayarkan), maka bansos Anda masih dalam proses antrian penyaluran.
“Lakukan pengecekan di SIKS-NG pendamping PKH petugas DTKS kelurahan desa atau TKSK Kecamatan itu tiga tempat yang kalian bisa untuk melakukan pengecekan di SIKS-NG agar mengetahui data bansos kalian riwayat bansos kalian itu sudah sampai mana,” jelas channel CEK BANSOS.
Baca Juga: DKPP Kota Bogor Bentuk Koperasi Ketahanan Pangan, Siap Suplai Program MBG
Namun kabar baiknya, sebagian KPM yang sebelumnya gagal cek rekening kini sudah berubah status menjadi SPM, artinya tinggal menunggu satu tahapan lagi menuju pencairan.
2. Status Exclude (Dikecualikan)
Penyebab kedua adalah KPM masuk dalam kategori exclude, sehingga bansos tidak bisa cair untuk tahap kedua. Penyebab exclude antara lain:
- Naiknya desil kesejahteraan
- Menjadi ASN, P3K, sertifikasi guru, TNI, atau Polri
Jika status Anda exclude, maka dipastikan bansos PKH/BPNT tahap kedua tidak dapat tersalurkan.
Lakukan Pengecekan Rutin
Bagi Anda yang masih menunggu kepastian pencairan, disarankan untuk terus memantau saldo di kartu KKS secara berkala.
Penyaluran bansos di Indonesia dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua KPM mendapat dana di waktu yang bersamaan.
Jangan lupa untuk memastikan data kependudukan Anda sudah valid dan terupdate di DTKS. Gunakan saluran resmi seperti aplikasi Cek Bansos atau konsultasi langsung dengan pendamping PKM di desa/kelurahan setempat untuk informasi yang lebih akurat.***
Editor : Asep Suhendar