RADAR BOGOR - Pencairan bansos 2026 triwulan kedua memasuki fase akhir. Berdasarkan data pemantauan dari sistem pendamping sosial, sekitar 70 persen lebih dana Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sebesar Rp600.000 dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 untuk periode April–Juni 2026 sudah terdistribusikan.
Sisanya, sekitar 20 persen KPM yang masih menunggu kini mulai menerima giliran pencairan secara serentak.
Hal ini diperkuat dengan banyaknya unggahan di media sosial yang menampilkan bukti struk pencairan pada Selasa, 19 Mei 2026, sehingga menunjukkan adanya pergerakan penyaluran dana bantuan yang cukup besar, melansir dari kanal YouTube Info Bansos.
Dari pantauan sementara, sejumlah daerah disebut sudah mulai mencairkan bantuan BPNT untuk alokasi tiga bulan sebesar Rp600.000, disertai pencairan susulan untuk komponen PKH.
"Kami mencatat pantauan positif bahwa daerah-daerah berikut ini sudah mulai mencairkan bantuan BPNT untuk alokasi tiga bulan sebesar Rp600.000 maupun komponen PKH susulan," ujar kanal Info Bansos.
50 Lebih Daerah Aktif Cairkan Bansos
Jika melihat struk penarikan saldo dari berbagai grup media sosial, pergerakan dana terlihat sangat masif. Berikut rinciannya.
Bank BNI: Pencairan susulan sudah mendarat di Kabupaten Cirebon, Malang, Indramayu, Probolinggo, Tuban, Pemalang, Bekasi, Bandung, Sukabumi, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, Karawang, Pasuruan, Magelang, Bantul, Ngawi, Pamekasan, Bandung Barat, Gresik, Klaten, Wonosobo, Bondowoso, Sragen, Jombang, Wonogiri, Kuningan, Ponorogo, Banyuwangi, Tegal, Mojokerto, Blitar, Sidoarjo, Rembang, Lumajang, serta Kota Tangerang.
Bank Mandiri: Bukti transfer mengalir dari Kabupaten Bogor, Brebes, Garut, Jember, Banyumas, Sumenep, Cilacap, Kebumen, Lampung Timur, Gunungkidul, Ciamis, Pandeglang, Lampung Utara, Jepara, Sleman, Kendal, Tanggamus, Ogan Komering Ilir, Serang, Ogan Komering Ulu Timur, Bone, Simalungun, Serdang Bedagai, Musi Rawas, Pesawaran, Way Kanan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Batubara, Kepulauan Meranti, Pesisir Selatan, Kabupaten Luwu, Pangkajene dan Kepulauan, hingga Kabupaten Landak.
Pergerakan Bank Mandiri ini menjadi tren positif, khususnya bagi wilayah Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi yang sempat tertunda di gelombang awal.
Pengguna Bank BRI Jangan Panik, Status SI Sudah Muncul
Untuk nasabah Bank BRI, memang belum banyak foto struk pencairan yang beredar. Namun, berdasarkan pemantauan langsung pada sistem aplikasi milik pendamping sosial, status untuk Bank BRI sebagian besar sudah menunjukkan keterangan SI atau standing instruction.
"Keterangan SI ini merupakan tanda mutlak bahwa Kementerian Sosial sudah menerbitkan perintah pemindahbukuan dana dari rekening negara ke bank penyalur," ulas narator kanal Info Bansos.
Keterlambatan transfer saldo ke dalam kartu KKS Merah Putih disebut hanya masalah teknis antrean sistem internal Bank BRI.
Mengingat jumlah nasabah KPM Bank BRI adalah salah satu yang terbesar di Indonesia, dana dipastikan aman dan akan masuk dalam beberapa hari ke depan.
Pantau terus informasi resmi dari Kementerian Sosial dan pendamping sosial di daerah masing-masing. Pastikan data Anda bersih dan terdaftar sebagai KPM yang berhak. Bansos 2026 triwulan kedua ini dipastikan akan tuntas tersalurkan dalam waktu dekat.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Youtube Info Bansos