RADAR BOGOR – Proses pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2026 masih terus berlangsung hingga akhir Mei 2026.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan status SPM di sistem kini diminta rutin mengecek saldo kartu KKS masing-masing.
Dikutip dari Youtube Diary Bansos, per Kamis, 21 Mei 2026, sejumlah penerima bansos melaporkan saldo bantuan mulai masuk secara bertahap di berbagai bank penyalur. Pencairan mencakup bantuan PKH dan BPNT senilai Rp600 ribu.
Berdasarkan perkembangan terbaru, penyaluran PKH tahap kedua disebut sudah berjalan di seluruh bank Himbara dan BSI, mulai dari Bank BRI, BNI, Mandiri hingga BSI.
Meski demikian, proses distribusi bantuan belum sepenuhnya selesai karena data penerima masih terus dikirim Kemensos ke pihak perbankan.
Artinya, KPM yang hingga kini belum menerima bantuan diminta tetap bersabar karena pencairan dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, bantuan BPNT Rp600 ribu juga terus dicairkan. Penyaluran paling banyak dilaporkan terjadi melalui Bank BNI, disusul Bank Mandiri dan BSI. Sedangkan pencairan melalui kartu KKS Bank BRI masih terpantau terbatas.
Status SPM dan SI Jadi Tanda Bansos Segera Cair
Banyak KPM yang masih belum menerima bantuan mengaku khawatir namanya dicoret dari daftar penerima bansos. Namun, kondisi tersebut belum tentu berarti bantuan dihentikan.
Ada dua kemungkinan utama penyebab bansos belum cair. Pertama, status penerima sudah masuk kategori exclude sehingga bantuan tidak lagi diproses. Kedua, sebelumnya terjadi gagal cek rekening sehingga pencairan tertunda.
Namun saat ini, sebagian besar data KPM dengan status gagal cek rekening dikabarkan sudah diperbarui oleh Pusdatin Kemensos menjadi status SPM.
Bahkan nominal bantuan PKH dan BPNT disebut sudah muncul di sistem internal 6NG.
Jika status bantuan sudah berubah menjadi SI di sistem tersebut, maka bantuan diperkirakan segera masuk ke rekening KKS penerima.
Sayangnya, sistem 6NG tidak bisa diakses langsung oleh masyarakat. KPM hanya bisa meminta bantuan pengecekan kepada operator desa, kelurahan, atau pendamping sosial PKH.
Sementara melalui aplikasi maupun website Cek Bansos, informasi yang muncul biasanya hanya periode penyaluran tanpa detail status pencairan.
KPM Diimbau Rutin Cek KKS Secara Berkala
Sejumlah KPM mengaku saldo bantuan bisa masuk sewaktu-waktu meski sebelumnya masih kosong saat dicek di ATM.
Ada penerima yang pagi hari belum menerima bantuan, namun saldo masuk pada siang harinya.
Baca Juga: Hari Kebangkitan Nasional 2026, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Beri Pesan untuk ASN
Karena itu, masyarakat diminta rutin memeriksa kartu KKS secara berkala, misalnya setiap tiga hari atau seminggu sekali.
Kemensos juga mengingatkan agar bantuan yang sudah masuk segera dicairkan dan tidak terlalu lama didiamkan di rekening bansos.
Batas waktu transaksi bantuan disebut maksimal 30 hari sejak dana pertama kali masuk.
Selain PKH dan BPNT tahap kedua, beberapa bantuan lain juga masih terus disalurkan sepanjang Mei 2026.
Daftar Bantuan Sosial yang Masih Cair Mei 2026
Berikut sejumlah program bantuan pemerintah yang masih berlangsung hingga akhir Mei 2026:
- PKH dan BPNT tahap kedua 2026
- Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)
- BLT Dana Desa
- Bantuan PPSE senilai Rp5 juta melalui PT Pos Indonesia
- Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng
Untuk bantuan PPSE, dana Rp5 juta nantinya digunakan membeli barang usaha sesuai pengajuan penerima program pemberdayaan.
Sementara bantuan pangan dari pemerintah juga masih terus disalurkan secara bertahap di berbagai daerah meski di beberapa wilayah distribusinya belum merata.
KPM yang hingga kini belum menerima bantuan diminta tetap tenang karena pemerintah memastikan alokasi bantuan sudah tersedia dan proses penyaluran masih berjalan. (***)
Editor : Yosep Awaludin