RADAR BOGOR - Pemerintah kembali membuka penyaluran bansos berupa bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 bagi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Kini, siswa dan orang tua dapat mengecek status penerima bantuan hanya melalui HP tanpa harus datang ke sekolah atau dinas pendidikan.
Layanan pengecekan online ini tersedia melalui sistem SiPintar milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Program bantuan pendidikan tersebut ditujukan bagi siswa SD, SMP, SMA, SMK, madrasah, hingga peserta pendidikan kesetaraan seperti Paket A, Paket B, dan Paket C.
Untuk mengakses layanan tersebut, pengguna cukup membuka browser di HP lalu mengetik laman resmi PIP Kemendikdasmen.
Setelah masuk ke halaman utama, pengguna hanya perlu menggulir layar hingga menemukan menu pencarian penerima bantuan.
Pada kolom yang tersedia, siswa diminta memasukkan NISN sebanyak 10 digit dan NIK sesuai data kependudukan.
Setelah itu, pengguna mengisi kode keamanan dan menekan tombol pencarian.
Kalau semua data sudah benar, hasil status penerima akan langsung muncul di layar.
Sistem ini dibuat untuk mempermudah masyarakat memantau bantuan pendidikan secara cepat dan transparan.
Selain itu, layanan online juga membantu mengurangi antrean dan kesalahan informasi di sekolah.
Nama Bank Jadi Tanda Dana Sudah Cair
Salah satu informasi penting yang muncul setelah pengecekan adalah nama bank penyalur bantuan.
Jika nama bank sudah tampil, berarti dana PIP telah berhasil ditransfer ke rekening siswa.
Untuk jenjang SD dan SMP, dana umumnya disalurkan melalui Bank BRI.
Sementara siswa SMA dan SMK menerima bantuan melalui BNI.
Adapun wilayah Aceh menggunakan Bank Syariah Indonesia atau BSI sebagai penyalur resmi.
Setelah status cair muncul, wali murid dapat mendatangi bank terkait untuk mencetak buku tabungan SimPel dan menarik dana bantuan pendidikan tersebut.
Selain status cair, ada juga status nominasi yang cukup sering muncul pada sistem.
Status ini menunjukkan bahwa siswa telah ditetapkan sebagai calon penerima, tetapi rekening belum aktif sehingga dana belum dapat dicairkan.
Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Cair Lagi! KPM Status SPM Bisa Cek Saldo KKS Mulai Hari Ini
Jika masih nominasi, segera koordinasi dengan sekolah agar rekening bisa diaktivasi sebelum batas waktu.
Penyaluran PIP Dibagi Tiga Termin
Program Indonesia Pintar tahun 2026 disalurkan dalam tiga tahap berbeda sepanjang tahun.
Termin pertama berlangsung pada Februari hingga April, termin kedua Mei sampai September, dan termin ketiga Oktober hingga Desember.
Pembagian termin dilakukan agar proses distribusi bantuan lebih tertata serta menyesuaikan kesiapan data penerima dari sekolah dan pemerintah daerah.
Sementara itu, jika saat pengecekan muncul tulisan “data tidak ditemukan,” siswa diminta memastikan kembali NISN dan NIK yang dimasukkan sudah benar.
Kesalahan satu digit saja dapat membuat data gagal terbaca sistem.
Apabila data sudah sesuai tetapi hasil tetap tidak ditemukan, kemungkinan terdapat kendala sinkronisasi antara Dapodik, EMIS Kemenag, dan data Dukcapil.
Bisa juga siswa memang belum masuk daftar penerima pada periode pencairan saat ini.
Dengan adanya layanan cek PIP lewat HP, masyarakat kini dapat memantau status bantuan pendidikan secara lebih praktis, cepat, dan mudah tanpa harus keluar rumah.***
Editor : Eli Kustiyawati