Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Status SPM di SIKS-NG Sudah Muncul, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Mulai Cair Susulan Hari Ini

Khairunnisa RB • Kamis, 21 Mei 2026 | 17:23 WIB
Ilustrasi pendistribusian bansos tahap dua tahun 2026. (Foto: Gemini AI)
Ilustrasi pendistribusian bansos tahap dua tahun 2026. (Foto: Gemini AI)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2026 kembali menjadi perhatian para KPM pada 21 Mei 2026.

Sejumlah penerima bantuan mulai melaporkan saldo masuk secara bertahap, terutama bagi pemilik KKS Bank BNI dan Mandiri yang sebelumnya masih berstatus gagal cek rekening atau belum muncul saldo bansos.

Program bansos utama dari pemerintah ini memang masih terus berjalan secara bertahap di berbagai daerah.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2026, Alokasi Paket Pangan Komplementer 33,2 Juta KPM Bansos PKH-BPNT, Ini Skema Penalti Saldo Bantuan

Nanyak KPM mengaku sempat khawatir karena bantuan belum juga masuk hingga pertengahan Mei.

Namun kini muncul kabar terbaru bahwa sebagian besar data penerima yang sebelumnya bermasalah sudah berubah status menjadi SPM di sistem SIKS-NG NG.

Perubahan status tersebut dianggap sebagai sinyal kuat bahwa proses pencairan susulan sedang berlangsung.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 KKS Bank Mandiri Belum Cair? Hasil Cek Saldo di Daerah Ini Bikin KPM Waswas

Bahkan nominal bantuan PKH dan BPNT disebut sudah mulai tercantum di sistem internal pendamping sosial dan operator desa.

PKH Sudah Cair di Semua Bank Penyalur

Hingga 21 Mei 2026, pencairan PKH tahap kedua disebut sudah berjalan di hampir seluruh bank penyalur.

Baca Juga: Usut Rugi dalam Kasus Penyelewengan Aset Milik Pemkab Bogor, Kejari Libatkan Ahli Keuangan

Mulai dari Bank BSI, BNI, Mandiri hingga BRI telah melakukan proses penyaluran kepada KPM secara bertahap.

Meski demikian, proses pencairan belum sepenuhnya selesai.

Data penerima bantuan masih terus masuk dari Kemensos ke pihak bank untuk diproses lebih lanjut.

Baca Juga: Prediksi Jadwal Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Masuk KKS Bank BRI dan Pelacakan Bagi KPM Penerima Sembako

Oleh karena itu, KPM yang belum menerima bantuan diminta tidak panik dan tetap memantau perkembangan saldo rekening KKS secara berkala.

Sementara untuk bantuan BPNT senilai Rp600.000, pencairan paling dominan dilaporkan terjadi melalui Bank BNI.

Banyak penerima mengaku saldo masuk secara tiba-tiba meskipun sebelumnya masih kosong saat dicek di pagi hari.

Baca Juga: 3 Penyebab Utama Bansos Tahap 2 Belum Cair, Nomor 1 Ternyata Paling Sering Bikin KPM Gagal Terima Bantuan

Fenomena ini membuat banyak KPM mulai rutin mengecek ATM KKS mereka.

Bahkan ada yang mengaku saldo baru masuk beberapa jam setelah pengecekan pertama dilakukan.

Namun demikian, tidak semua KPM langsung menerima bantuan.

Ada dua kemungkinan bagi penerima yang bantuannya masih kosong.

Baca Juga: 3 Penyebab Utama Bansos Tahap 2 Belum Cair, Nomor 1 Ternyata Paling Sering Bikin KPM Gagal Terima Bantuan

Pertama, status bansos sudah exclude sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan. Kedua, data sebelumnya mengalami gagal cek rekening namun kini masih dalam proses perbaikan.

KPM Diminta Cek Berkala, Jangan Tunggu Terlalu Lama

Pendamping sosial juga mengingatkan agar KPM tidak terlalu sering melakukan pengecekan saldo.

Pemerintah memberikan waktu transaksi sekitar 30 hari sejak bantuan masuk ke rekening bansos penerima.

Baca Juga: 3 Penyebab Utama Bansos Tahap 2 Belum Cair, Nomor 1 Ternyata Paling Sering Bikin KPM Gagal Terima Bantuan

Karena itu, KPM yang sudah mengetahui adanya saldo masuk diminta segera melakukan pencairan tanpa menunda terlalu lama.

Bahkan disarankan agar bantuan dicairkan seluruhnya untuk menghindari kendala transaksi di kemudian hari.

Selain PKH dan BPNT, beberapa bantuan lain juga masih berlangsung hingga akhir Mei 2026.

Salah satunya Program Indonesia Pintar (PIP) yang terus dicairkan kepada siswa penerima melalui rekening KIP.

Baca Juga: Mata Merah? Jangan Asal Tetes Obat!

Tidak hanya itu, BLT Dana Desa juga masih berjalan di sejumlah wilayah.

Bantuan ini diberikan sesuai kebijakan desa masing-masing dan nominalnya berbeda tergantung alokasi anggaran desa.

Ada pula bantuan PPSE dengan nominal mencapai Rp5 juta yang mayoritas pencairannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Bantuan tersebut diberikan kepada KPM yang mengikuti program pemberdayaan dan pengajuan usaha.

Baca Juga: Mata Merah? Jangan Asal Tetes Obat!

Di sisi lain, bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng juga masih terus disalurkan.

Meski di beberapa daerah distribusinya dinilai lambat, pemerintah memastikan stok dan alokasi bantuan sudah tersedia.

KPM yang hingga kini belum menerima bantuan diminta tetap bersabar karena proses pencairan dan distribusi dilakukan bertahap sesuai kesiapan data dan wilayah penyaluran masing-masing.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #pkh