RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang KKS Bank Mandiri lama di wilayah Ciamis kembali dibuat bingung setelah pengecekan saldo BPNT tahap kedua menunjukkan dana bantuan belum juga masuk.
Sejumlah kartu KKS keluaran 2017 hingga 2021 yang diperiksa melalui ATM masih memperlihatkan saldo bansos kosong meski pencairan di daerah lain dikabarkan sudah berjalan.
Kabar terbaru mengenai bantuan pangan non tunai atau BPNT kembali ramai diperbincangkan masyarakat.
Baca Juga: Keinginan Rudy Susmanto Percepat Pembangunan Pelosok Kabupaten Bogor, Bupati: Optimalkan TMMD
Banyak penerima bantuan berharap pencairan susulan tahap kedua segera masuk ke rekening mereka, terutama setelah muncul informasi bahwa beberapa wilayah sudah mulai menerima dana bantuan.
Namun hasil pengecekan langsung terhadap beberapa kartu KKS Bank Mandiri menunjukkan kondisi berbeda.
Dalam pemeriksaan saldo yang dilakukan satu per satu, kartu keluaran tahun 2021 hingga kartu lama sebelum 2017 masih belum menerima tambahan saldo BPNT.
Pemeriksaan dilakukan dengan memilih menu informasi saldo rekening tabungan pada ATM Bank Mandiri.
Hasilnya hampir seragam, yakni saldo bantuan masih nol rupiah.
Tak hanya satu kartu, pengecekan dilakukan terhadap beberapa KKS berbeda untuk memastikan kondisi pencairan secara menyeluruh.
Bahkan ada kartu yang hanya menyisakan saldo Rp28 ribu tanpa adanya dana bantuan baru yang masuk.
Baca Juga: Tramadol hingga Ketamin Marak Disalahgunakan, Depok dan Bogor Masuk Zona Darurat
KPM Diminta Bersabar Tunggu Penyaluran Bertahap
Meski hasil pengecekan di Ciamis masih nihil, pencairan BPNT sebenarnya diklaim sudah mulai berlangsung di beberapa daerah lain.
Penyaluran dilakukan bertahap sehingga jadwal penerimaan antarwilayah maupun antar-KPM bisa berbeda.
Kondisi ini membuat sebagian penerima sudah mendapatkan bantuan periode April–Juni 2026, sementara lainnya masih tertahan pada status lama.
Perbedaan tersebut diduga berkaitan dengan proses administrasi dan pembaruan data penerima bansos.
Sedikitnya lima kartu KKS diperiksa dalam sesi pengecekan saldo tersebut.
Seluruhnya berasal dari kategori KKS lama Bank Mandiri yang disebut belum mengalami perubahan periode pencairan bantuan.
Karena itu, KPM diminta tidak langsung panik apabila saldo bantuan belum masuk hari ini.
Baca Juga: Kabar Baik! Warga Depok yang Disiplin Pilah Sampah Akan Dapat Insentif
Pemerintah dan pihak penyalur disebut masih melakukan proses bertahap untuk memastikan seluruh penerima mendapatkan haknya.
Proses Validasi Data Masih Berjalan
Belum cairnya bantuan BPNT tahap kedua juga dikaitkan dengan proses pemadanan dan validasi data penerima yang masih berlangsung.
Proses ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mengurangi potensi data ganda atau penerima tidak aktif.
Akibat proses tersebut, sebagian KPM mengalami keterlambatan pencairan meski sebelumnya rutin menerima bantuan.
Kondisi itu terutama dialami pemegang KKS lama yang status periodenya belum berubah menjadi April–Juni 2026.
Narator dalam pengecekan saldo berharap proses validasi data segera selesai agar bantuan bisa langsung disalurkan kepada seluruh penerima yang masih menunggu.
Sampai saat ini, KPM BPNT dan PKH disarankan terus memantau saldo rekening KKS masing-masing secara berkala.
Baca Juga: RUPS Indocement 2026: Dividen Rp468 per Saham Dibagikan, Buyback Rp750 Miliar Disetujui
Pencairan bantuan masih mungkin berlangsung sewaktu-waktu sesuai pembaruan data dan kebijakan penyaluran dari pemerintah maupun bank penyalur.***
Editor : Asep Suhendar