RADAR BOGOR - Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2026 semakin masif pada tanggal 20 dan 21 Mei 2026.
Hal ini dibuktikan dengan munculnya struk penarikan valid dari para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah.
Melansir dari kanal YouTube ERABARU BANSOS, saldo BPNT Rp600.000 untuk alokasi 3 bulan sudah masuk ke rekening melalui Bank BNI, Mandiri, BRI, BSI, hingga BTN.
Baca Juga: Program Wisata Keberagaman, Upaya Pemkot Depok Tumbuhkan Rasa Guyub Masyarakat
Data pemantauan menunjukkan sekitar 70 persen hingga 80 persen bantuan reguler Kemensos sudah sukses tersalurkan.
Bukti Cair di Jombang dan Sukabumi
Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, struk penarikan dari Bank BNI pada 19 hingga 21 Mei 2026 menunjukkan saldo Rp600.000 berhasil dicairkan secara berurutan oleh beberapa KPM.
“Melalui struk bukti penarikan dari Bank BNI terpantau pada tanggal 19 Mei kemarin sampai hari ini, saldo senilai Rp600.000 sukses dicairkan secara berurutan oleh beberapa KPM setempat,” demikian laporan channel ERABARU BANSOS.
Baca Juga: Gas LPG 12 Kg Bocor, Satu Ruangan Dapur SPPG Bogor Dilalap Api
Sementara di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, KPM berhasil menggesek kartu KKS Merah Putih di agen Brilink dan mesin EDC.
Dana BPNT yang masuk bersih sekitar Rp597.000 hingga Rp600.000 setelah terpotong biaya administrasi penarikan agen.
Kabar Baik Untuk Pemegang KKS Angkatan Lama
Gelombang pencairan hari ini juga dirasakan oleh pemegang kartu KKS terbitan 2017 hingga 2022.
Baca Juga: Gas LPG 12 Kg Bocor, Satu Ruangan Dapur SPPG Bogor Dilalap Api
Bukti struk dari Jakarta Barat dan Kabupaten Bandung Barat menunjukkan transaksi penarikan berhasil melalui ATM Bank BNI.
“Bukti struk dari daerah Jakarta Barat, Kabupaten Bandung Barat juga menunjukkan keberhasilan transaksi penarikan mesin ATM untuk Bank BNI, dengan jumlah saldo keluar sekitar 600.000-an untuk kategori BPNT murni reguler,” ulas narator kanal ERABARU BANSOS.
Bahkan di daerah Bandung Barat terdapat laporan bahwa pencairan susulan bagi pemilik KKS angkatan lama saat ini sedang masif dilakukan.
20 Sampai 30 Persen KPM Masih Menunggu
Meski kabar baik bertubi-tubi, sekitar 20 persen hingga 30 persen KPM masih menunggu pencairan.
Mereka yang belum cair kebanyakan adalah nasabah Bank BRI.
Status kebanyakan yang belum cair saat ini masih SPM (Surat Perintah Membayar) di sistem SIKS-NG.
“Pengiriman dana bantuan sosial ini mutlak menggunakan sistem termin ataupun gelombang antrian, khususnya untuk bank-bank penyalur seperti Bank BRI,” saluran ERABARU BANSOS.
Pemerintah menargetkan pencairan PKH dan BPNT tahap 2 selesai 100 Persen pada akhir Mei 2026.
Imbauan Cek Rutin Lewat Mobile Banking
KPM diimbau untuk melakukan pengecekan rekening secara berkala melalui mobile banking, agar hemat waktu dan lebih efisien.
Pengguna BRI bisa cek lewat BRIMO, BNI lewat BNI mobile, dan Mandiri lewat Livin Mandiri.
Proses pengiriman dana bantuan menggunakan sistem termin dan antrian, sehingga tidak semua KPM cair di waktu yang sama.
Tetap pantau perkembangan penyaluran bansos tahap kedua. Koordinasi dengan pendamping PKH, operator SIKS, atau perangkat desa untuk mengetahui status kepesertaan Anda.***
Editor : Asep Suhendar