RADAR BOGOR - Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 tahun 2026 mulai dilaporkan berlangsung di berbagai daerah melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI.
Dikutip dari kanal Youtube Cek Bansos pada Minggu, 24 Mei 2026, penyaluran bantuan senilai Rp600 ribu tersebut diterima secara bertahap oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di sejumlah wilayah Indonesia.
Di tengah proses pencairan BPNT yang masih berjalan, sebagian penerima bantuan lainnya masih menunggu perubahan status penyaluran di sistem SIKS-NG sebelum dana masuk ke rekening KKS mereka.
Baca Juga: Rezeki Datang Lagi, Bansos BPNT Rp600 Ribu Mulai Masuk ke KKS BRI, Ini Daerah yang Sudah Cair
1. BPNT Tahap 2 Rp600 Ribu Mulai Cair di KKS BRI
Pencairan BPNT Tahap 2 dilaporkan mulai masuk ke rekening KKS Bank BRI milik KPM di sejumlah daerah. Dengan adanya pencairan melalui BRI, proses penyaluran bantuan sosial kini telah berlangsung melalui seluruh bank penyalur Himbara secara bertahap.
Saldo bantuan yang diterima KPM sebesar Rp600 ribu untuk alokasi April, Mei, dan Juni 2026. Penerima yang melaporkan bantuan cair berasal dari pemegang KKS terbitan tahun 2018, 2020, dan 2021.
2. Daftar Wilayah yang Dilaporkan Sudah Cair
Sumatera dan Sekitarnya
Pencairan bantuan mulai dilaporkan di beberapa daerah Pulau Sumatera dan wilayah kepulauan sekitarnya. Di Provinsi Bengkulu, saldo bantuan disebut mulai diterima KPM di Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.
Sementara itu di Lampung, laporan pencairan datang dari Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Kabupaten Pringsewu. Penyaluran bantuan juga disebut berlangsung di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Untuk wilayah Kepulauan Riau, penerima bantuan di Kabupaten Bintan dan Kota Batam mulai melaporkan saldo BPNT masuk ke rekening KKS mereka.
Pulau Jawa
Di Jawa Barat, pencairan BPNT Tahap 2 mulai dilaporkan oleh KPM di Majalengka, Sumedang, Subang, dan Pangandaran.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini Jadwal Resmi SPMB SD Kabupaten Bogor 2026 dan Jalur Pendaftarannya
Sedangkan di Jawa Tengah, penerima bantuan dari Purworejo, Grobogan, Blora, Pati, hingga Kabupaten Batang disebut mulai menerima saldo bantuan secara bertahap.
Bali dan Nusa Tenggara
Di wilayah Nusa Tenggara Timur, pencairan bantuan dilaporkan berlangsung di Kabupaten Ende dan Kabupaten Ngada.
Sementara di Nusa Tenggara Barat, saldo bantuan mulai diterima KPM di Sumbawa Barat, Kota Mataram, Kota Bima, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur.
Baca Juga: KPM Pemilik KKS BRI Banjir Saldo Bansos BPNT Tahap 2 Pagi Ini, Cek Apakah Daerah Anda Termasuk?
Sulawesi
Di Pulau Sulawesi, pencairan bantuan mulai terpantau di Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo.
Selain itu, penyaluran BPNT Tahap 2 juga dilaporkan berlangsung di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
3. Penyaluran BPNT Dilakukan Bertahap
Proses pencairan bantuan disebut tidak berlangsung serentak di seluruh daerah. Waktu masuk saldo antarwilayah berbeda karena penyaluran dilakukan bertahap sesuai proses administrasi dan kesiapan data penerima.
Karena itu, wilayah yang belum menerima pencairan pada saat ini masih menunggu giliran penyaluran berikutnya.
4. Penyebab Status Bantuan Masih Januari, Februari, Maret
Sebagian KPM masih mendapati status periode salur di sistem bantuan sosial belum berubah dari “Januari, Februari, Maret”. Kondisi tersebut disebut terjadi pada penerima bantuan melalui Bank Mandiri, BRI, BNI, maupun BSI.
Status tersebut berkaitan dengan proses pembaruan data di SIKS-NG atau Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation.
Dalam tahapan penyaluran bansos, sebagian penerima disebut masih berada pada proses:
- Berhasil Cek Rekening
- SPM atau Surat Perintah Membayar
Sementara penerima yang bantuannya sudah cair telah masuk ke tahap SI atau Standing Instruction, yaitu instruksi penyaluran dana ke pihak bank.
5. KPM yang Belum Cair Disebut Masih Berpeluang Menerima Bantuan
KPM yang bantuannya belum masuk disebut masih berpeluang menerima BPNT Tahap 2 selama namanya masih tercatat dalam desil 1 sampai desil 4 dan belum keluar dari sistem pencatatan bansos.
“selama nama kalian masih terdaftar di desil 1 sampai 4 dan tidak ter-exclude (tidak dikeluarkan/dicoret) dari sistem pencatatan SIKS-NG, maka hak bantuan sosial kalian tidak hilang,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Kelompok penerima tersebut diperkirakan masuk ke proses pencairan susulan setelah status penyalurannya berubah menjadi SI di sistem.
Perubahan status tersebut menjadi tahapan penting karena berkaitan langsung dengan proses masuknya saldo bantuan ke rekening KKS penerima.***
Editor : Asep Suhendar