RADAR BOGOR - Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua dilaporkan mulai cair secara bertahap di sejumlah wilayah Indonesia.
Dilansir dari kanal YouTube ANAMOVIE, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari berbagai daerah sudah melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600 ribu ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), meski pencairan belum dilakukan secara serentak di seluruh wilayah.
Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bansos BPNT untuk periode April–Juni 2026.
Baca Juga: Manchester United Terdepan Gaet Rafael Leao, AC Milan Siap Lepas Murah di Bursa Transfer 2026
Hingga hari ini, laporan pencairan sudah mulai berdatangan dari beberapa provinsi seperti Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, NTT, hingga wilayah Sulawesi.
Namun demikian, masih ada KPM di daerah lain yang belum menerima bantuan karena proses penyaluran masih berlangsung bertahap.
Wilayah yang disebut telah menerima pencairan antara lain Bengkulu Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan beberapa daerah di Pulau Jawa.
Baca Juga: Itinerary Seharian Naik KRL ke Bogor: Wisata, Kuliner Legendaris hingga Tempat Nongkrong Hits
Nominal bantuan BPNT yang diterima KPM dilaporkan mencapai Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan sekaligus.
Daerah-Daerah yang Disarankan Cek Saldo Hari Ini
Selain wilayah yang sudah menerima pencairan, ada juga beberapa daerah yang disarankan melakukan pengecekan saldo KKS hari ini.
Daerah tersebut meliputi Serdang Bedagai dan Langkat di Sumatera Utara, Lebak Banten, Bogor Jawa Barat, Lumajang Jawa Timur, Murung Raya Kalimantan Tengah, hingga Banggai Sulawesi Tengah.
KPM dari wilayah tersebut disarankan mengecek saldo apabila status bantuan di aplikasi pendamping sosial sudah berubah menjadi Standing Instruction (SI).
Jika status masih “berhasil cek rekening” atau masih tahap SPM, maka pencairan kemungkinan belum masuk ke rekening penerima.
Kalau statusnya sudah SI, silakan cek secara berkala. Tapi kalau belum, sebaiknya tunggu dulu agar tidak bolak-balik ke ATM.
Baca Juga: Siap-siap, SPMB Jenjang SMP Kabupaten Bogor 2026 Segera Dibuka, Ini Jadwal Lengkap Semua Jalur
Selain itu, wilayah Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, Rote Ndao NTT, dan Tanjung Jabung Barat Jambi juga disebut masuk daftar daerah yang mulai menerima proses penyaluran tahap kedua.
Status Belum Update Tidak Selalu Berarti Gagal Cair
Banyak KPM mengeluhkan status periode salur di sistem masih tertulis Januari–Maret dan belum berubah ke April–Juni.
Namun kondisi tersebut disebut bukan berarti bantuan gagal cair.
Baca Juga: Siap-siap, SPMB Jenjang SMP Kabupaten Bogor 2026 Segera Dibuka, Ini Jadwal Lengkap Semua Jalur
Proses pembaruan data di sistem masih berlangsung sehingga sebagian status belum diperbarui.
Petugas pendamping menjelaskan bahwa selama data KPM masih masuk kategori desil 1 sampai desil 4 dan tidak terkena exclude, bantuan masih berpotensi cair pada termin susulan bulan berikutnya.
Bisa jadi pencairan dilakukan susulan mulai Juni karena sekarang masih tahap proses penyaluran.
KPM juga diminta memastikan data kependudukan sudah sinkron dengan Dukcapil.
Baca Juga: Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026 Belum Merata, Ini Penjelasannya dan Daerah yang Sudah Cair
Kesalahan nama, tanggal lahir, atau perubahan status keluarga yang belum diperbarui bisa menjadi penyebab bantuan tertunda.
Pemerintah sendiri saat ini disebut masih memprioritaskan penerima dari kelompok ekonomi terbawah, terutama desil 1 hingga desil 4.
Sementara keluarga yang dinilai ekonominya meningkat berpotensi mengalami graduasi secara otomatis dari daftar penerima bansos.***
Editor : Asep Suhendar