RADAR BOGOR - Kabar terbaru bagi KPM penerima bansos 2026 yang masih menunggu pencairan bansos PKH dan BPNT.
Dikutip dari kanal YouTube ANAMOVIE, hingga saat ini, penyaluran bansos PKH BPNT tahap 2 masih berlangsung secara bertahap di berbagai daerah.
Bank BSI, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI semuanya masih dalam proses penyaluran, meskipun bansos PKH BPNT belum merata di setiap wilayah.
Para penerima yang statusnya sudah berubah menjadi Standing Instruction (SI) di aplikasi SIKS-NG dipastikan tidak akan lama lagi mendapatkan saldo bansos cair.
Sementara yang masih berstatus SPM atau baru berhasil cek rekening, diimbau untuk bersabar karena masih dalam antrian penyaluran.
Beda Daerah Beda Waktu Cair
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyaluran bansos melalui keempat bank pelat merah ini memiliki kecepatan berbeda di tiap daerah. Ada wilayah yang sudah cair, ada pula yang masih menunggu giliran.
“Ini semua juga tergantung kesiapan data dari pemerintah. Mungkin datanya masih belum siap atau masih masuk dalam daftar antrian, itu yang menyebabkan bansosnya masih belum cair,” demikian pernyataan channel ANAMOVIE.
Berikut rincian penyaluran per bank:
- Bank BSI: Masih dalam tahap penyaluran, belum rata di setiap daerah.
- Bank Mandiri: Sama-sama masih bertahap, jika baru berhasil cek rekening kemungkinan saldo belum masuk.
- Bank BNI: Masih dalam proses, di beberapa daerah sudah cair, beberapa belum.
- Bank BRI: Ada yang sudah cair sejak minggu lalu, tapi banyak juga yang masih baru berhasil cek rekening.
Baca Juga: Kesal Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki hingga Telan Korban, Warga Ciherang Dramaga Bogor Demo
Kunci Pencairan
Yang perlu dipahami KPM, pencairan bansos sangat bergantung pada status di aplikasi SIKS-NG. Jika status sudah Standing Instruction (SI) , maka dipastikan saldo akan segera masuk ke kartu KKS.
Sebaliknya, jika status masih SPM (Surat Perintah Membayar) atau baru berhasil cek rekening, proses masih panjang.
“Kalau sudah SI itu bisa dipastikan tidak akan lama lagi bansosnya itu bisa cair ya. Tetapi kalau baru SPM itu masih lama lah sampai statusnya itu berubah menjadi standing instruction di aplikasi SIKS-NG.,” jelas narator kanal ANAMOVIE.
Penyebab Bansos Belum Cair
Masih banyak KPM yang bertanya-tanya kenapa bansosnya belum cair. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab utamanya adalah masalah data:
1. Data tidak sinkron atau tidak mutakhir, kesalahan penulisan nama, tempat, tanggal lahir, tidak sesuai dengan Dukcapil
2. Status kelayakan berubah, desil naik sehingga dianggap mampu, otomatis diberhentikan oleh sistem
3. Kendala teknis, distribusi di setiap daerah berbeda-beda tergantung pemerintah pusat
“Kalau ada anggota keluarga yang meninggal, pindah tempat, status pernikahan berubah, atau ada anggota baru, harus segera lapor ke petugas supaya datanya dimutakhirkan,” tambah saluran ANAMOVIE.
Jika data sudah tidak aktif tapi merasa masih layak, KPM disarankan melakukan pengajuan ulang dan pembaruan data agar bisa terdaftar kembali secara resmi.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT untuk periode ini masih berlangsung secara bertahap. Pastikan data Anda sinkron dengan Dukcapil agar penyaluran lancar tanpa kendala.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga