RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Perum Bulog dan DPR RI menyetujui program bantuan sosial baru berupa bantuan penebalan dampak El Nino.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) desil 1 hingga 4 akan menerima beras premium sebanyak 20 kilogram secara gratis.
Dilansir dari channel YouTube Info Bansos, program ini menyasar 33 juta jiwa penerima dari kalangan pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga penerima BLT Kesra.
Detail Nominal dan Durasi
Bantuan penebalan ini diberikan dalam bentuk beras saja, tanpa minyak goreng, dengan alokasi 10 kg per bulan selama dua bulan berturut-turut. Total yang dibawa pulang setiap KPM adalah 20 kg.
Anggaran yang disiapkan negara mencapai Rp11,92 triliun yang dioptimalkan penuh untuk pengadaan beras premium Bulog agar distribusi lebih cepat dan merata.
Syarat dan Prioritas Penerima
Prioritas utama program bansos 2026 ini adalah masyarakat yang menempati posisi desil kesejahteraan 1 sampai dengan desil 4 dalam basis data DTKS.
Mereka secara otomatis mencakup penerima BPNT murni, KPM PKH plus BPNT, serta keluarga miskin ekstrem penerima BLT kesejahteraan rakyat.
“Kuota yang dialokasikan pemerintah untuk bantuan penebalan Elnino ini sangat besar, yaitu menyasar sekitar 33 juta jiwa calon penerima di seluruh Indonesia,” ucap narator kanal Info Bansos.
Baca Juga: KKS BRI Mulai Dipenuhi Transfer Bansos BPNT Tahap Kedua 2026, KPM dengan Status SPM Masih Proses
Jadwal dan Kesiapan Teknis
Saat ini Perum Bulog menyatakan telah dalam posisi siap siaga penuh. Pihak perusahaan bahkan telah menyewa gudang tambahan untuk mengamankan cadangan beras.
Penyaluran tinggal menunggu keputusan resmi tanggal dari pemerintah pusat untuk mulai menyebarkan surat undangan berbarcode kepada 33 juta penerima.
Rencananya program ini akan diluncurkan mulai bulan depan, setelah penuntasan distribusi bansos reguler PKH dan BPNT tahap kedua.
Latar Belakang Kebijakan
Kebijakan ini diambil pemerintah untuk mengantisipasi dampak buruk fenomena El Nino dan kemarau ekstrim yang mengancam sektor pertanian.
Dalam rapat dengar pendapat antara Perum Bulog dan DPR RI, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa program penugasan baru ini dipersiapkan matang-matang fokus menyasar masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4.
Masyarakat dapat melakukan cek bansos secara berkala melalui kanal resmi pemerintah dan menunggu surat undangan dari pos. Untuk informasi pencairan bansos, saldo bansos cair, dan update bantuan sosial terbaru, pastikan data DTKS Anda selalu aktif dan valid.***
Editor : Eli Kustiyawati