Banyak penerima khawatir bantuan dihentikan, padahal pemerintah memastikan proses penyaluran masih berlangsung dan belum selesai secara nasional.
Baca Juga: Kabar Gembira Bagi KPM, 4 Bansos Cair Serentak Mulai 27 Mei 2026 Jelang Idul Adha, Ini Daftarnya
Penyaluran BPNT Masih Berlangsung di Berbagai Bank
Dilansir dari kanal YouTube ANAMOVIE, proses pencairan BPNT saat ini dilakukan melalui Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Masing-masing bank memiliki proses distribusi yang berbeda tergantung kesiapan sistem dan validasi data penerima.
Untuk penerima yang statusnya sudah berubah menjadi Standing Instruction (SI), peluang saldo masuk disebut tinggal menunggu waktu.
Baca Juga: Periode Salur Bansos PKH dan BPNT Sudah April-Juni Tapi Status Masih SPM, Begini Penjelasannya
Namun bagi yang statusnya masih “berhasil cek rekening” atau SPM, masyarakat diminta bersabar karena prosesnya masih berjalan.
Sejumlah daerah yang disebut mulai memasuki tahap pengecekan saldo di antaranya Ketapang Kalimantan Barat, Minahasa Tenggara Sulawesi Utara, Bulungan Kalimantan Utara, hingga Tanjung Jabung Timur Jambi.
Pendamping sosial menyarankan KPM tidak terlalu sering mengecek saldo apabila status belum SI karena kemungkinan rekening masih kosong.
Banyak Bantuan Tertunda Karena Data Bermasalah
Pemerintah menemukan cukup banyak kasus bantuan BPNT tertunda akibat ketidaksesuaian data administrasi.
Baca Juga: Dana Bansos PKH Tahap 2 Belum Masuk Rekening? Cek 2 Hal Ini Sebelum Bantuan Anda Terancam Hangus
Data KTP dan KK yang belum diperbarui menjadi salah satu faktor paling dominan.
Misalnya, ada nama yang berbeda dengan data Dukcapil, perubahan alamat yang belum dilaporkan, hingga status keluarga yang berubah tetapi belum diperbarui dalam sistem bantuan sosial nasional.
Kesalahan data tersebut menyebabkan penerima dianggap tidak valid sehingga bantuan belum dapat diproses.
Oleh karena itu masyarakat diminta aktif memeriksa dokumen kependudukan mereka.
Status Ekonomi Bisa Membuat Bantuan Dihentikan
Selain masalah data, faktor ekonomi juga menentukan keberlanjutan bantuan BPNT.
Pemerintah secara berkala melakukan evaluasi terhadap kondisi ekonomi penerima.
Apabila sistem mendeteksi penerima sudah dianggap mampu atau masuk kategori ekonomi lebih tinggi, maka bantuan dapat dihentikan otomatis melalui sistem graduasi.
Baca Juga: Asah Kemampuan Memasak, Puluhan Pelajar Ikuti Kompetisi Master Chef di Alam Ngariung Resort
Meski begitu, masyarakat yang merasa masih layak menerima bantuan dapat mengajukan pembaruan data dan usulan kembali melalui desa atau kelurahan.
Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat tetap bersyukur apabila masih menerima salah satu program bansos karena masih banyak warga miskin dan rentan yang belum terdaftar sebagai penerima resmi.***
Editor : Asep Suhendar