RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Status SPM (Surat Perintah Membayar) bansos PKH dan BPNT tahap 2 sudah terbit di SIKS-NG per 25 Mei 2026.
Artinya, pencairan dana bansos akan segera dilakukan dalam waktu dekat. KPM tinggal menunggu proses transfer ke kartu KKS masing-masing.
Dikutip dari channel YouTube Cek Bansos, paling lambat, saldo bansos cair pada minggu pertama bulan Juni 2026.
Jadwal Pencairan: 7-14 Hari Kerja
Berdasarkan data dari Kementerian Sosial RI, proses dari status SPM hingga uang masuk ke rekening KPM memerlukan waktu 7 hingga 14 hari kerja.
Bank penyalur yang sudah menerima SPM meliputi Bank BSI, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri.
“Tidak lama lagi menjelang awal bulan Juni atau minggu pertama bulan Juni dari pihak Kementerian Sosial Republik Indonesia sudah akan kembali menyalurkan untuk termin kedua,” demikian keterangan narator channel CEK BANSOS.
Baca Juga: Daftar Daerah Ini Mulai Terima Saldo KKS, Cek Penyebab Bansos Anda Tertunda atau Dihentikan Sistem
Ciri-ciri KPM yang Bansosnya Segera Cair
Tidak semua KPM mendapatkan pencairan di gelombang ini. Berikut tanda bahwa data Anda sudah masuk.
-Pertama, periode di aplikasi Cek Bansos berubah dari Januari-Februari-Maret menjadi April-Mei-Juni 2026.
-Kedua, status di SIKS-NG sudah SPM, bukan sekadar terverifikasi atau dalam proses.
-Ketiga, tidak tereksklusi dari sistem DTKS.
Baca Juga: PMII Demo di Balai Kota Bogor, Sebut HJB ke-544 Momen Evaluasi Bukan Seremoni
Jika ketiga poin diatas terpenuhi, maka bantuan sosial Anda dipastikan masih aktif dan akan segera cair.
Masih Ada 13 Persen KPM PKH dan 20 Persen KPM BPNT yang Antri
Data resmi dari Kemensos RI menunjukkan bahwa realisasi penyaluran bansos tahap 2 belum seratus persen.
Untuk bantuan PKH, total kuota nasional mencapai 10 juta KPM. Yang sudah tersalurkan sebanyak 8.725.515 KPM atau sekitar 87 persen. Dengan demikian, masih tersisa 13 persen KPM PKH yang akan diproses di bulan Juni.
Sementara untuk bantuan BPNT atau Sembako, total kuota nasional adalah 18,25 juta KPM. Realisasi penyaluran mencapai 14.692.880 KPM atau sekitar 80 persen.
Masih ada sisa 20 persen atau sekitar 3,5 juta KPM yang menunggu giliran pencairan di termin susulan Juni 2026.
Baca Juga: Taklimat Presiden Prabowo di Seskoad: TNI Harus Adaptif dalam Menghadapi Dinamika Geopolitik Global
“Jadi jangan khawatir teman-teman yang belum tersalurkan bantuan sosialnya, insyaallah di bulan Juni akan kembali mulai disalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang status di SIKS-nya sudah berubah, sudah SPM, tidak tereksklusi,” jelas saluran CEK BANSOS.
Cara Cek Status Bansos Anda
Untuk memastikan apakah Anda termasuk penerima, lakukan cek bansos melalui beberapa kanal resmi.
Anda bisa menggunakan aplikasi Cek Bansos dari Kemensos yang dapat diunduh di Play Store atau App Store. Alternatif lain, buka website resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Anda juga dapat menghubungi command center 171 melalui email atau WhatsApp resmi Kemensos.
Baca Juga: Transformasi Digital bank bjb Berbuah Penghargaan pada DIGIWARA dan SHAFARA 2026
Selain itu, konsultasi dengan operator DTKS di kelurahan atau desa atau pendamping sosial juga sangat disarankan.
Penting untuk diketahui. Jika status Anda masih Januari-Februari-Maret, segera hubungi pendamping sosial untuk pengecekan lebih lanjut ke SIKS-NG.
Jika status sudah April-Mei-Juni dan tertera SPM, maka Anda hanya perlu bersabar menunggu pencairan.
Pastikan data Anda terupdate di DTKS. Rutin pantau perubahan status hanya melalui kanal resmi Kemensos.***
Editor : Asep Suhendar