Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Realisasi Bansos PKH Capai 87 Persen dan BPNT 80 Persen, Penyaluran Susulan Berlanjut Sampai Juni 2026, Ini Rinciannya

Ira Yulia Erfina • Selasa, 26 Mei 2026 | 05:21 WIB
Ilustrasi KPM Penerima Bansos PKH dan BPNT (Foto: YouTube Kemensos RI/diolah oleh AI)
Ilustrasi KPM Penerima Bansos PKH dan BPNT (Foto: YouTube Kemensos RI/diolah oleh AI)

RADAR BOGOR - Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua hingga 25 Mei 2026 masih berlangsung bertahap di berbagai wilayah. 

Mengutip dari kanal YouTube Cek Bansos pada Selasa, 26 Mei 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai mendapati perubahan periode pencairan dari Januari-Maret menjadi April, Mei, dan Juni di sistem SIKS-NG. 

Perubahan tersebut disertai perkembangan status pencairan yang kini memasuki tahap SPM atau Surat Perintah Membayar sebelum nantinya berubah menjadi SI (Standing Instruction).

1. Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Masuk Tahap SPM

Baca Juga: Cair Dobel Lewat KKS dan Kantor Desa, Ini Skema Pembagian Bansos Tunai Serta Sembako Mei 2026

KPM yang sudah mengalami perubahan periode bantuan ke April, Mei, dan Juni dilaporkan kini mulai masuk tahap SPM. Status tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum dana bantuan diproses masuk ke rekening penerima melalui bank penyalur.

Perubahan dari status SPM menuju SI biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 sampai 14 hari kerja tergantung proses administrasi dan kesiapan sistem penyaluran di masing-masing wilayah.

Dana bansos diperkirakan mulai masuk secara bertahap ke rekening bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI pada akhir Mei hingga minggu pertama Juni 2026.

2. Penyaluran PKH dan BPNT Susulan Masih Berjalan Hingga Juni 2026

Baca Juga: 7 Penyebab Utama Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair, Nomor 3 Dinilai Paling Banyak Terjadi

Penyaluran bantuan PKH Tahap 2 dan BPNT Tahap 2 masih dilanjutkan untuk kategori penerima tertentu melalui termin susulan. Proses ini mencakup KPM penerima lewat PT Pos Indonesia, wilayah 3T, hingga penerima baru yang baru memperoleh Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Penyaluran dilakukan bertahap sesuai hasil validasi data penerima dan kesiapan distribusi bantuan di lapangan. Beberapa wilayah juga masih menunggu proses aktivasi KKS sebelum bantuan dapat dicairkan.

3. Bantuan PIP Termin Pertama 2026 Masih Disalurkan

Selain bansos reguler PKH dan BPNT, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih berlangsung pada Juni 2026. Penyaluran dilakukan berdasarkan SK Nominasi maupun SK Pemberian termin pertama tahun 2026.

Baca Juga: Hati-hati, Dana Bansos yang Mengendap di KKS Berpotensi Hangus, KPM di 10 Daerah Ini Disarankan Cek Saldo Segera

Penerima bantuan pendidikan tersebut diminta rutin memantau perkembangan pencairan melalui sekolah maupun jalur informasi resmi yang tersedia agar dapat mengetahui status bantuan yang diterima.

4. Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Masih Didistribusikan

Distribusi bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga masih berlangsung di sejumlah daerah. Penyaluran bantuan barang dilakukan secara bertahap dan tidak serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Proses distribusi menyesuaikan jadwal pengiriman, kesiapan stok bantuan, dan mekanisme penyaluran di masing-masing daerah penerima.

Baca Juga: Status SPM Sudah Terbit, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Segera Cair, Jangan Sampai Lupa Cek Saldo KKS

5. Realisasi Penyaluran PKH Sudah Mencapai 87 Persen

Data penyaluran terbaru menunjukkan realisasi bantuan PKH telah mencapai sekitar 87 persen dari total kuota 10 juta KPM. Dengan capaian tersebut, sekitar 8,7 juta penerima disebut telah memperoleh bantuan hingga akhir Mei 2026.

“Berdasarkan data terbaru, bansos PKH telah terealisasi 87 persen untuk total kuota 10 juta KPM ya teman-teman,” ungkap narator melalui kanal YouTube Cek Bansos.

Sisa penerima yang belum cair dijadwalkan masuk proses pencairan lanjutan pada bulan Juni sesuai tahapan distribusi bansos yang masih berjalan.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Mulai Cair di Daerah Ini, Status Sudah SI, KPM Bogor Jangan Buru-buru Cek ATM Karena Ini

6. Realisasi Penyaluran BPNT Sudah Menyentuh 80 Persen

Sementara itu, realisasi penyaluran BPNT dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen dari total target penerima bantuan. Sisanya masih masuk proses termin susulan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Juni 2026.

Pencairan dilakukan bertahap sesuai hasil verifikasi data penerima dan proses administrasi penyaluran di masing-masing wilayah.

7. Langkah yang Perlu Dilakukan KPM Jika Bantuan Belum Cair

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 Mulai Cair Lagi Hari Ini, Saldo Rp600 Ribu hingga Rp1,8 Juta Masuk KKS BRI, KPM Diminta Cek Saldo Berkala

KPM yang saat ini telah melihat status bantuan berada pada tahap SPM disarankan menunggu proses lanjutan hingga berubah menjadi SI, karena tahapan tersebut menjadi bagian sebelum dana bantuan masuk ke rekening penerima.

Namun apabila status bantuan masih menunjukkan periode Januari-Maret dan belum berubah ke April–Juni, KPM disarankan segera melakukan pengecekan data bansos melalui operator DTKS desa atau kelurahan maupun pendamping sosial setempat.

Pengecekan juga dapat dilakukan melalui layanan Call Center 171, email resmi Kementerian Sosial, WhatsApp resmi layanan bansos, maupun situs resmi cekbansos.kemensos.go.id untuk memastikan perkembangan status pencairan bantuan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #bpnt #kpm #bansos #pkh