Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM dengan Status Masih SPM Tenang Aja, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum 100 Persen Tersalur, Tinggal Nunggu SI

Eli Kustiyawati • Selasa, 26 Mei 2026 | 06:35 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos. (Foto: YouTube Pos Indonesia/diolah oleh AI)
Ilustrasi penyaluran bansos. (Foto: YouTube Pos Indonesia/diolah oleh AI)

RADAR BOGOR - Proses penyaluran bantuan sosial atau biasa disingkat menjadi bansos untuk kategori Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua hingga 25 Mei 2026 masih belum rampung sepenuhnya.

Melansir dari YouTube Cek Bansos, Kementerian Sosial Republik Indonesia secara resmi merilis data persentase realisasi penyaluran yang menunjukkan masih ada sisa kuota yang akan dilanjutkan pada bulan Juni mendatang.

Status SPM Sudah Terbit di Semua Bank Penyalur

Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya masih berstatus periode Januari-Maret di aplikasi Cek Bansos, kini sebagian besar sudah mengalami perubahan menjadi periode April-Mei-Juni 2026.

Baca Juga: Realisasi Bansos PKH Capai 87 Persen dan BPNT 80 Persen, Penyaluran Susulan Berlanjut Sampai Juni 2026, Ini Rinciannya

Perubahan ini disertai dengan terbitnya status SPM atau Surat Perintah Membayar di sistem SIKS-NG untuk semua bank penyalur, yaitu Bank BSI, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri.

Berdasarkan data dari sistem SIKS-NG, proses pencairan dari status SPM menuju Standing Instruction (SI) membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja.

Dengan demikian, pencairan diperkirakan akan dilakukan pada termin kedua menjelang awal Juni atau minggu pertama bulan Juni 2026.

KPM yang statusnya di Cek Bansos sudah berubah ke periode April-Mei-Juni dan di SIKS-NG sudah berstatus SPM tidak perlu khawatir karena bantuan sosial dipastikan masih akan cair dan tidak tereksklusi dari sistem.

Baca Juga: 4 Program Bansos Mulai Disalurkan Menjelang Idul Adha 2026 Termasuk PKH dan BPNT, Status SI Banyak Muncul pada KPM Baru

Data Realisasi Penyaluran Resmi dari Kemensos

Kementerian Sosial Republik Indonesia telah merilis data resmi persentase realisasi penyaluran bansos tahap kedua sebagai berikut.

Untuk PKH, dari total kuota 10 juta KPM di seluruh Indonesia, sebanyak 8.725.515 KPM atau sekitar 87 persen sudah menerima bantuan. Masih ada sisa sekitar 13 persen yang akan dilanjutkan proses penyalurannya di bulan Juni.

Sementara untuk BPNT atau bantuan sembako, dari total kuota sekitar 18,25 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, sebanyak 14.692.880 KPM atau sekitar 80 persen sudah tersalurkan.

Baca Juga: Cair Dobel Lewat KKS dan Kantor Desa, Ini Skema Pembagian Bansos Tunai Serta Sembako Mei 2026

Masih ada sisa sekitar 20 persen atau kurang lebih 3,5 juta KPM yang akan disalurkan pada termin susulan di bulan Juni.

Jenis Bantuan Sosial yang Masih Cair di Bulan Juni

Selain PKH dan BPNT susulan, ada beberapa jenis bantuan sosial lain yang masih akan disalurkan kepada KPM di bulan Juni 2026, di antaranya:

PKH tahap 2 dan BPNT tahap 2 termin susulan, khususnya bagi KPM yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia, wilayah 3T, serta KPM yang pada tahap pertama belum mendapatkan kartu KKS.

Baca Juga: 7 Penyebab Utama Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair, Nomor 3 Dinilai Paling Banyak Terjadi

Program Indonesia Pintar (PIP) juga akan kembali diagendakan penyalurannya di beberapa daerah untuk termin pertama tahun 2026, baik berdasarkan SK nominasi maupun SK pemberian.

Bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter juga masih akan terus disalurkan secara bertahap di berbagai wilayah yang belum menerima bantuan ini, meskipun penyalurannya tidak serentak di seluruh Indonesia.

Langkah yang Perlu Dilakukan KPM

Baca Juga: Hati-hati, Dana Bansos yang Mengendap di KKS Berpotensi Hangus, KPM di 10 Daerah Ini Disarankan Cek Saldo Segera

Bagi KPM yang statusnya masih menunjukkan periode Januari-Maret dan belum berubah, disarankan untuk segera melakukan pengecekan melalui operator DTKS di kelurahan atau desa setempat, pendamping sosial, Dinas Sosial, Call Center 171, email resmi Kementerian Sosial, atau melalui WhatsApp resmi Kemensos.

Namun bagi KPM yang statusnya di SIKS-NG sudah SPM dan di Cek Bansos sudah berubah ke periode April-Mei-Juni, cukup menunggu proses pencairan hingga status berubah menjadi SI karena bantuan sosial dipastikan masih aktif dan akan segera dicairkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#tahap kedua #bantuan sosial #bpnt #bansos #pkh