RADAR BOGOR - Proses penyaluran bansos atau singkatan dari bantuan sosial untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua masih terus berlangsung hingga 26 Mei 2026.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima dana bantuan diminta untuk tetap bersabar karena penyaluran dilakukan secara bertahap dan berbeda-beda di setiap daerah.
Simak beberapa informasi yang perlu KPM ketahui mengenai perkembangan bansos hari ini, dilansir dari YouTube Anamovie.
Update Status Per Bank Penyalur
- Bank BSI: Penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua masih berlangsung. Sebagian KPM sudah menerima dana, sebagian lainnya masih menunggu karena kondisi di setiap daerah berbeda.
- Bank Mandiri: Status penyaluran masih dalam proses. Ada yang sudah cair dan ada yang masih menunggu perubahan status menjadi Standing Instruction (SI) di aplikasi SIKS-NG.
- Bank BNI: Penyaluran sudah mulai berjalan di berbagai daerah. Perbedaan waktu pencairan antar daerah disebabkan perbedaan kesiapan data dari pemerintah.
- Bank BRI: Masih dalam tahap penyaluran. KPM yang belum menerima dana diminta menunggu kabar lebih lanjut karena proses masih terus berjalan.
Update Bantuan Selain PKH dan BPNT
- PIP (Program Indonesia Pintar): Penyaluran masih belum merata. KPM disarankan menanyakan langsung ke guru di sekolah mengenai status data dan pencairan bantuan PIP, termasuk apakah ada perubahan data yang perlu diperbarui.
- Bansos Atensi API: Masih terkendala teknis dan prosesnya berbeda-beda di setiap daerah. KPM diminta bersabar karena pencairan masih membutuhkan waktu lebih lama.
Panduan Pengecekan Saldo
KPM yang belum memiliki mobile banking disarankan mengecek saldo hanya 3 hari sekali atau seminggu sekali, dan hanya jika statusnya sudah berubah menjadi SI di aplikasi SIKS-NG.
Bagi yang baru berstatus berhasil cek rekening atau SPM, disarankan untuk tidak mengecek terlebih dahulu karena saldo kemungkinan masih kosong.
Penting untuk diketahui bahwa saldo yang masuk ke kartu KKS harus segera dicairkan.
Dana yang mengendap di kartu KKS akan otomatis ditarik kembali ke kas negara karena kartu KKS tidak diperbolehkan digunakan sebagai tabungan.
Daerah yang Disarankan Cek Saldo Hari Ini
Bagi KPM di daerah berikut yang statusnya sudah SI di aplikasi SIKS-NG, disarankan untuk segera mengecek saldo:
- Lampung Barat, Lampung
- Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
- Sintang, Kalimantan Barat
- Probolinggo, Jawa Timur
Baca Juga: Cair Dobel Lewat KKS dan Kantor Desa, Ini Skema Pembagian Bansos Tunai Serta Sembako Mei 2026
- Aceh Timur, Aceh
- Sabu Barat, Nusa Tenggara Timur
- Pinrang, Sulawesi Selatan
- Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara
- Nunukan, Kalimantan Utara
- Tebo, Jambi
Baca Juga: Cair Dobel Lewat KKS dan Kantor Desa, Ini Skema Pembagian Bansos Tunai Serta Sembako Mei 2026
Penyebab Bansos Belum Cair
Ada beberapa faktor yang menyebabkan bansos belum tersalurkan, di antaranya:
Data tidak sinkron dengan Dukcapil, seperti kesalahan penulisan nama, tempat, atau tanggal lahir yang tidak sesuai dengan KTP maupun KK.
KPM disarankan segera memperbarui KTP dan KK ke versi berbarcode.
Baca Juga: 7 Penyebab Utama Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Cair, Nomor 3 Dinilai Paling Banyak Terjadi
Perubahan data keluarga yang belum dilaporkan, seperti pindah tempat tinggal, anggota keluarga baru, anggota keluarga meninggal, atau perubahan status pernikahan.
Semua perubahan ini wajib segera dilaporkan ke pendamping sosial agar data dimutakhirkan.
Kesalahan input data oleh petugas juga menjadi penyebab bansos tidak cair. KPM disarankan menanyakan langsung ke pendamping sosial atau perangkat desa untuk memastikan data yang diinput sudah benar.
Pergantian KPM lama dengan KPM baru dalam proses pembaruan data penerima juga dapat menyebabkan sebagian KPM lama tidak lagi menerima bantuan.
Status kelayakan yang berubah, seperti desil ekonomi yang meningkat atau adanya anggota keluarga yang menjadi aparatur sipil negara, TNI, atau Polri, dapat menyebabkan bansos otomatis dihentikan.
KPM yang kondisi ekonominya sudah membaik disarankan melakukan graduasi mandiri, atau sistem akan melakukan graduasi secara otomatis.
Status exclude di aplikasi SIKS-NG juga menjadi penyebab utama bansos tidak cair. KPM yang berstatus exclude artinya sudah dikeluarkan dari daftar penerima bantuan.***
Editor : Eli Kustiyawati