RADAR BOGOR - Pemerintah mengakselerasi penyaluran bansos 2026 di pertengahan hingga akhir Mei.
Mengutip dari channel YouTube INFO BANSOS, tiga bantuan tunai yaitu PKH tahap kedua susulan, BPNT Rp600.000, dan PIP termin kedua, serta dua bansos non-tunai berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter, cair bersamaan untuk KPM. Cek kartu KKS dan barcode Anda sekarang!
PKH dan BPNT Susulan Masuk ke Kartu KKS
Berdasarkan pantauan sistem SIKS-NG, bantuan pertama yang terus mengalir adalah Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua susulan.
Pencairan ini menyasar KPM yang datanya baru selesai divalidasi atau sempat mengalami kendala teknis pada pencairan bulan lalu.
Bagi pemilik kartu KKS Merah Putih dengan komponen anak sekolah, balita, ibu hamil, lansia, atau disabilitas berat, proses top up saldo masih berlangsung setiap hari secara bertahap.
“Setelah pencairan termin awal selesai dan menyerap sekitar 70-80 persen kuota, Kemensos tidak menutup pintu. Saat ini pemerintah masih terus menyalurkan PKH untuk termin kedua, ketiga, dan seterusnya,” ujar kanal INFO BANSOS.
Bantuan kedua yang tak kalah penting adalah BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) susulan senilai Rp600.000.
Baca Juga: Pencairan Bansos YAPI Terhambat di Berbagai Daerah, KPM Diimbau Cek Dokumen Penting Ini
Status SPM (Surat Perintah Membayar) di aplikasi SIKS-NG sebagian besar sudah terbit. Artinya, dana dari kas negara segera dipindahkan ke bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
PIP Termin Kedua Cair untuk Siswa SD, SMP, dan SMA
Dari sektor pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) dari Kemendikbudristek kini memasuki penyaluran termin kedua.
Bank BRI untuk jenjang SD dan SMP, serta Bank BNI untuk SMA sederajat, aktif mencairkan dana bagi siswa yang sudah masuk SK pemberian dan mengaktifkan rekening Simpanan Pelajar (Simpel). Nilai bantuan bervariasi sesuai jenjang pendidikan.
Bansos Non-Tunai: Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Sekaligus
Pemerintah juga menggulirkan dua bansus non-tunai sebagai strategi jaring pengaman harga pangan.
Bantuan beras cadangan pemerintah diberikan 10 kg per bulan, namun untuk percepatan efisiensi logistik, penyaluran dilakukan secara rapel 2 bulan sekaligus menjadi 20 kg.
KPM cukup datang ke kantor desa atau kantor pos untuk membawa pulang beras premium 20 kg.
Baca Juga: Siap-Siap untuk KPM, Bantuan Pangan Mulai Disalurkan, Pastikan Data KK Anda Aman
Demikian pula dengan bantuan minyak goreng gratis. Alokasi 2 liter per bulan kini dikebut secara rapel menjadi 4 liter yang diberikan bersamaan dengan beras.
Kombinasi 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng ini menjadi pelindung konkret kebutuhan dapur para KPM rentan.
“Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog dan PT Pos Indonesia mencatat tingkat distribusi di desa dan kelurahan sudah di atas 50 persen. Pemerintah daerah terus didorong merampungkan sisa distribusi di wilayah pelosok, perbatasan, dan kepulauan,” ulas narator kanal Info Bansos.
Baca Juga: Bansos Belum Cair? Ini Prediksi Jadwal dan Tanda Baru Bantuan PKH-BPNT Salur Juni 2026
KPM dihimbau agar ketika bansos tunai maupun non-tunai sudah cair, dahulukan pemenuhan gizi anak, kebutuhan pokok dapur, dan biaya pendidikan sekolah.
Cek secara berkala kartu KKS, rekening Simpel, serta hubungi pendamping desa untuk informasi jadwal pengambilan beras dan minyak goreng.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Youtube Info Bansos