Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Progres SIKS-NG Bansos di Penghujung Akhir Bulan Mei 2026, Status PKH dan BPNT Berubah Jadi SPM, Siap Cair di Termin Kedua

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 26 Mei 2026 | 12:57 WIB
Ilustrasi pengecekan SIKS-NG bansos. (Foto: Instagram @pusdatinkesos/Diolah oleh Gemini AI)
Ilustrasi pengecekan SIKS-NG bansos. (Foto: Instagram @pusdatinkesos/Diolah oleh Gemini AI)

RADAR BOGOR - Kabar melegakan kembali menghampiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tengah menantikan kelanjutan program bantuan sosial.

Dilansir dari YouTube Cek Bansos, tepatnya per 26 Mei 2026, sistem data kemiskinan mendeteksi adanya pergerakan administratif yang signifikan untuk program bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2.

Bagi masyarakat yang sebelumnya mendapati periode salur tertahan di bulan Januari-Maret pada laman resmi maupun aplikasi cek bansos, saat ini pembaruan data visual telah beralih ke periode April, Mei, dan Juni.

Pembaruan ini menjadi sinyal kuat bahwa hak bantuan KPM dipastikan aman dan tidak dikeluarkan (exclude) dari kepesertaan DTKS.

Baca Juga: Kabar Baik, PKH Tahap 2 Sudah SI, Tinggal Tunggu 3 Hingga 7 Hari Cair ke Kartu KKS. BPNT Masih SPM

1. Menakar Estimasi Waktu Pencairan Berdasarkan Status SPM

Di dalam aplikasi SIKS-NG (System Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), status pengiriman dana untuk kedua bantuan reguler tersebut mayoritas telah berstatus Surat Perintah Membayar (SPM). 

Status ini terpantau sudah diterbitkan untuk seluruh instansi bank penyalur, mulai dari Bank BSI, BRI, BNI, hingga Bank Mandiri.

Secara teknis birokrasi, setelah tahapan SPM terbit, diperlukan lini waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja untuk merampungkan perpindahan dana dari kas negara hingga siap ditarik oleh masyarakat.

Baca Juga: PKH Tahap 2 Masih Proses, Banyak KPM Belum Cair, Ini Penyebab dan Daerah yang Sudah Mulai Disarankan Cek Saldo

Pemerintah memproyeksikan alokasi sisa dana ini akan didistribusikan pada gelombang atau termin kedua, yang dijadwalkan cair pada minggu pertama bulan Juni 2026.

KPM hanya perlu menunggu satu langkah verifikasi lagi di sistem, yaitu berubahnya status menjadi Standing Instruction (SI).

2. Realisasi Kuota Nasional: Sisa Slot yang Akan Dituntaskan Juni

Kementerian Sosial Republik Indonesia juga telah merilis data persentase serapan anggaran jaring pengaman sosial untuk Tahap 2 secara nasional. 

Baca Juga: Penyaluran Bansos Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Diperpanjang hingga Juni 2026, KPM yang Belum Dapat Tunggu Jadwal Baru

Berdasarkan rilis tersebut, terlihat masih ada sisa kuota yang belum terserap 100% dan akan diselesaikan sepenuhnya pada bulan Juni:

• Kategori Program Keluarga Harapan (PKH)

Dari total target kuota nasional sebanyak 10 juta KPM di seluruh Indonesia, realisasi anggaran yang sudah tersalurkan mencapai 87%.

"Di sini yang sudah tersalurkan dan sudah terealisasikan bantuan sosial PKH ini Rp8.725.515 itu 515 KPM atau 87% sudah tersalurkan di tahap kedua. Jadi masih ada sisa 13% lagi yang insyaallah di bulan Juni akan dilanjutkan proses penyaluran," ujar narator dalam YouTube Cek Bansos. 

Baca Juga: Saldo BPNT Belum Masuk KKS? Lakukan Hal Ini Jika Status Bansos Anda Sudah Berubah Menjadi SI

• Kategori Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) / Sembako

Sementara untuk bansos sembako, realisasi penyaluran dilaporkan telah menyentuh angka 80%. 

Artinya, masih ada sekitar 20% atau setara dengan kisaran beberapa juta KPM yang akan mendapatkan giliran pencairan pada termin susulan bulan depan.

3. Jenis Bantuan Lain yang Dijadwalkan Mengalir pada Bulan Juni

Baca Juga: Tiga Bansos Tunai Cair Serentak Mei 2026: PKH Susulan, BPNT Rp600 Ribu, dan PIP, Plus Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter

Selain penyaluran PKH dan BPNT susulan (baik melalui kartu KKS maupun via PT Pos Indonesia untuk wilayah 3T dan KPM baru), terdapat beberapa program bantuan lain yang dijadwalkan tetap didistribusikan pada bulan Juni, antara lain:

• Program Indonesia Pintar (PIP): Agenda penyaluran dana penunjang pendidikan termin pertama tahun anggaran 2026 bagi siswa-siswi yang masuk dalam SK Nominasi atau SK Pemberian.

• Bantuan Pangan Tambahan: Pembagian komoditas pangan pokok berupa beras cadangan pemerintah seberat 20 kg dan minyak goreng sebanyak 4 liter, yang pembagiannya disesuaikan secara bertahap berdasarkan kesiapan logistik tiap-tiap daerah.

4. Langkah Antisipasi Bagi KPM yang Statusnya Belum Berubah

Baca Juga: Tiga Bansos Tunai Cair Serentak Mei 2026: PKH Susulan, BPNT Rp600 Ribu, dan PIP, Plus Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter

Bagi penerima manfaat yang saat ini mendapati datanya masih mandek di periode salur awal tahun, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan status keaktifan kepesertaan secara berkala.

Penerima bansos dapat mengonfirmasikan hal ini secara langsung ke operator SIKS-NG yang ada di kantor desa/kelurahan setempat atau melalui pendamping sosial masing-masing.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #bpnt #kpm #bansos #pkh