RADAR BOGOR - Perkembangan terbaru penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 mulai terlihat di sejumlah daerah.
Dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Rabu, 27 Mei 2026, KPM yang sebelumnya terkendala status gagal cek rekening di SIKS-NG mulai mendapatkan perubahan status pencairan untuk bansos PKH dan BPNT.
Selain itu, penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng juga diperpanjang hingga Juni 2026 dengan mekanisme distribusi bertahap antarwilayah.
1. Status bantuan PKH Tahap ke-2 Mulai Berubah Jadi SI
KPM penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 yang sebelumnya mengalami kendala gagal cek rekening kini mulai mendapatkan perkembangan baru di sistem SIKS-NG.
Sejumlah penerima dilaporkan telah berubah status menjadi Standing Instruction (SI). Status ini menunjukkan bahwa proses administrasi pencairan telah selesai diproses dan instruksi penyaluran dana sudah diteruskan kepada bank penyalur Himbara.
“KPM Bansos PKH yang saat ini statusnya sudah SE, insyaallah kalau yang statusnya ini SPM pastinya akan dicairkan tinggal menunggu waktunya,” ungkap narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.
Dengan munculnya status SI, rekening KKS penerima tinggal menunggu proses top-up saldo bansos dari pihak bank. Proses pencairan dapat berlangsung bertahap sesuai jadwal masing-masing wilayah dan bank penyalur.
Perubahan status tersebut menjadi tanda bahwa proses penyaluran PKH Tahap 2 terus berjalan, termasuk bagi KPM yang sebelumnya mengalami hambatan pada tahap verifikasi rekening.
2. KPM Diminta Tidak Terlalu Sering Mengecek Saldo KKS
Di tengah proses pencairan bansos yang masih berlangsung, KPM juga diimbau lebih berhati-hati saat melakukan pengecekan saldo kartu KKS.
Baca Juga: Berkah Idul Adha, Bansos Tambahan Pangan Tahun 2026 Bakal Kembali Disalurkan, Begini Cara Ambilnya
Pengecekan saldo yang terlalu sering dinilai dapat meningkatkan risiko kartu mengalami gangguan, mulai dari kartu tertelan mesin ATM, rusak, hingga terblokir akibat kesalahan penggunaan berulang.
Selain itu, KPM juga perlu memperhatikan lokasi pengecekan saldo maupun penarikan dana. Jika transaksi dilakukan melalui ATM atau agen yang berbeda dari bank penerbit kartu KKS, biasanya akan muncul biaya administrasi tambahan.
Potongan biaya administrasi tersebut dapat mengurangi nominal bantuan yang diterima apabila dilakukan berulang kali. Oleh sebab itu, KPM dianjurkan mengecek saldo seperlunya saja sambil menunggu proses penyaluran bansos selesai dilakukan secara bertahap.
3. Bansos Pangan atau BPNT Rp600 Ribu Prosesnya di Tahap SPM
Bantuan BPNT periode tahap kedua dengan nominal Rp600 ribu masih menjalani proses administrasi pembayaran sebelum masuk ke tahap penyaluran dana ke rekening penerima.
Status SPM menunjukkan bahwa proses administrasi pencairan masih berjalan dan belum masuk tahap instruksi penyaluran dana ke rekening penerima.
Kondisi ini juga terjadi pada sebagian KPM yang sebelumnya memiliki status gagal cek rekening. Karena masih berada di tahap SPM, proses pencairan BPNT diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan PKH yang sudah masuk tahap SI.
Meski demikian, proses penyaluran BPNT disebut tetap berjalan sesuai tahapan administrasi yang berlaku di sistem.
4. Bansos Beras Hingga Minyak Diperpanjang Juni 2026
Penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga masih berlangsung di berbagai daerah.
Program bantuan pangan tersebut disebut diperpanjang hingga Juni 2026 untuk melanjutkan proses distribusi kepada masyarakat penerima.
Penyaluran dilakukan secara bertahap sehingga jadwal penerimaan bantuan antarwilayah tidak sama. Di beberapa daerah bantuan sudah diterima, sementara wilayah lain masih menunggu distribusi dari pihak terkait.***
Editor : Eli Kustiyawati