RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 terus berlangsung secara bertahap.
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Rabu, 27 Mei 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai melihat perubahan status bantuan di sistem Cek Bansos maupun SIKS-NG.
Selain itu, beberapa bantuan lain seperti PIP dan bantuan pangan juga masih berlanjut selama Juni 2026.
1. Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Berubah
KPM yang sebelumnya masih tercatat pada periode Januari-Maret 2026 kini mulai mendapati perubahan status menjadi April, Mei, dan Juni di sistem bansos. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa proses penyaluran tahap kedua sedang berjalan.
Selain perubahan periode bantuan, sebagian penerima juga mulai mendapatkan status Surat Perintah Membayar (SPM).
Status ini muncul di sejumlah bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI sebagai bagian dari tahapan administrasi pencairan bantuan.
Setelah status SPM muncul, proses pencairan umumnya masih membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja sebelum dana masuk ke rekening penerima.
Tahapan berikutnya adalah perubahan status menjadi SI atau Standing Instruction yang menandakan dana siap disalurkan.
2. Bantuan yang Masih Disalurkan Selama Juni 2026
Penyaluran Susulan PKH dan BPNT
Pemerintah masih melanjutkan penyaluran susulan PKH dan BPNT bagi penerima melalui PT Pos, wilayah 3T, maupun KPM yang baru memperoleh kartu KKS. Penyaluran dilakukan bertahap sesuai kesiapan data dan distribusi di daerah masing-masing.
“Bansos PKH BPNT susulan yang salur melalui PT. POS masih lanjut ya, terutama di wilayah 3T, atau untuk KPM yang baru saja menerima kartu KKS-nya,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Bantuan PIP Tahun 2026
Program Indonesia Pintar (PIP) termin pertama tahun 2026 juga masih dalam proses pencairan. Bantuan pendidikan tersebut diperuntukkan bagi siswa yang sudah masuk dalam daftar penerima dan memiliki SK nominasi atau SK pemberian.
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
Baca Juga: Berkah Idul Adha, Bansos Tambahan Pangan Tahun 2026 Bakal Kembali Disalurkan, Begini Cara Ambilnya
Distribusi bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng juga masih berlangsung di berbagai wilayah. Penyaluran dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal distribusi daerah.
3. Persentase Realisasi Penyaluran PKH dan BPNT
Realisasi PKH
Penyaluran PKH dilaporkan telah mencapai sekitar 87 persen dari total kuota 10 juta KPM. Dengan capaian tersebut, sekitar 8,7 juta penerima sudah memasuki tahap realisasi bantuan.
Sementara itu, sisa sekitar 13 persen penerima lainnya masih menunggu proses penyaluran lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
Realisasi BPNT atau Sembako
Untuk bantuan BPNT atau sembako, realisasi penyaluran disebut telah mencapai sekitar 80 persen dari total kuota penerima bantuan.
Sisanya sekitar 20 persen atau sekitar 2 juta KPM masih menunggu termin susulan yang dijadwalkan diselesaikan pada Juni 2026.
4. Langkah yang Disarankan Bagi KPM
KPM yang status bantuannya belum berubah atau masih tertahan di sistem disarankan untuk melakukan pengecekan ulang melalui operator desa, kelurahan, atau pendamping sosial guna memastikan perkembangan data di SIKS-NG.
Penerima bantuan juga dapat menghubungi Dinas Sosial setempat maupun layanan resmi Kementerian Sosial melalui call center 171, email pengaduan, atau WhatsApp resmi untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait status pencairan bantuan.
Sementara itu, bagi KPM yang status bantuannya sudah mencapai SPM, proses selanjutnya adalah menunggu perubahan menjadi SI. Status SI menunjukkan bahwa proses penyaluran dana telah memasuki tahap siap transfer ke rekening penerima.***
Editor : Eli Kustiyawati