Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Mulai Terima Tanda Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026, Bantuan Beras dan BPNT Terus Diproses

Ira Yulia Erfina • Rabu, 27 Mei 2026 | 19:13 WIB
Ilustrasi kartu KKS bansos (Foto: Youtube Kemensos RI diperbarui oleh AI)
Ilustrasi kartu KKS bansos (Foto: Youtube Kemensos RI diperbarui oleh AI)

RADAR BOGOR - Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026 kembali mengalami perkembangan. 

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai mendapatkan perubahan status bantuan di sistem penyaluran. Selain itu, bantuan pangan tambahan berupa beras dan minyak goreng juga dipastikan masih berlanjut hingga Juni 2026.

Berikut rincian lengkap perkembangannya:

Baca Juga: Polres Bogor Salurkan 53 Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah

1. Status PKH Tahap 2 Mulai Berubah Menjadi SI

Dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Rabu, 27 Mei 2026, sejumlah KPM penerima PKH tahap kedua tahun 2026 yang sebelumnya mengalami kendala “gagal cek rekening” kini mulai mendapatkan pembaruan status menjadi SI atau Standing Instruction.

Perubahan status tersebut menunjukkan bahwa bantuan telah masuk ke tahap persiapan instruksi pembayaran oleh bank penyalur sebelum dana diteruskan ke rekening penerima melalui kartu KKS.

Baca Juga: Pemkot Bogor Memperluas Layanan Jemput Bola Melalui Program CKG SMART

“Perubahan status ini berarti bantuan sudah masuk dalam tahap persiapan instruksi pembayaran oleh bank penyalur dan akan segera dicairkan ke kartu KKS masing-masing,” jelas narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Perkembangan ini menjadi perhatian banyak penerima bantuan karena sebelumnya masih terdapat proses administrasi yang belum selesai di sistem penyaluran bansos.

2. BPNT Tahap 2 Masih Berada di Tahap SPM

Sementara itu, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026 untuk sebagian KPM masih berada pada status SPM atau Surat Perintah Membayar.

Baca Juga: Cara Mudah Cek Status Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026, SI Jadi Penentuan Pencairan Bantuan

Bantuan BPNT yang disalurkan pada tahap ini bernilai Rp600 ribu. Status SPM menandakan proses administrasi pembayaran masih berlangsung sebelum bantuan masuk ke tahap instruksi penyaluran ke rekening penerima.

Karena masih berada di tahap tersebut, pencairan BPNT diperkirakan memerlukan waktu lebih lama dibandingkan bantuan PKH yang sudah lebih dahulu berstatus SI.

3. KPM Diimbau Tidak Terlalu Sering Mengecek Saldo KKS

Penerima bantuan diminta agar tidak melakukan pengecekan saldo kartu KKS setiap hari di mesin ATM. Pengecekan saldo disarankan dilakukan secara berkala, misalnya setiap tiga hari sekali atau satu minggu sekali.

Baca Juga: Jangan Sampai Perut Keroncongan, 16 Rekomendasi Warung Mie Bakso Enak di Bogor Barat yang Wajib Dicoba, Ada yang Jualan 24 Jam loh

Imbauan ini diberikan untuk mengurangi risiko kartu mengalami kerusakan atau tertelan mesin ATM akibat penggunaan yang terlalu sering.

Selain itu, KPM juga diminta menghindari pengecekan saldo di ATM yang berbeda dengan bank penerbit kartu KKS. Penggunaan ATM lintas bank dapat menimbulkan biaya administrasi tambahan yang berpotensi memengaruhi saldo rekening bantuan.

4. Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng Diperpanjang hingga Juni 2026

Bantuan pangan tambahan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter dipastikan masih berlanjut hingga Juni 2026.

Baca Juga: Pasca Idul Adha 2026, Penebalan Pangan Bakal Disalurkan ke 33 Juta KPM, Cek Status Keaktifan Bansos

Di sejumlah daerah, bantuan tersebut sudah mulai disalurkan kepada penerima. Namun, masih ada wilayah yang proses distribusinya belum berjalan sehingga penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal distribusi masing-masing daerah.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos #pkh