Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos Mei 2026 Bergerak Lagi, Status SI PKH BPNT Tahap 2 Bermunculan dan Bantuan PIP Mulai Masuk

Ira Yulia Erfina • Rabu, 27 Mei 2026 | 21:33 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT. (Foto: Youtube Kemensos RI diperbarui oleh AI)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT. (Foto: Youtube Kemensos RI diperbarui oleh AI)

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 tahun 2026 masih berlangsung hingga akhir Mei dengan proses pencairan yang dilakukan bertahap melalui kartu KKS penerima. 

Di saat bersamaan, sejumlah bantuan lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP), BLT Dana Desa, serta bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng juga mulai disalurkan di beberapa daerah. 

Namun di tengah proses tersebut, masyarakat kembali dihadapkan pada beredarnya informasi hoaks terkait penebalan bansos Rp400 ribu serta potensi penipuan berkedok petugas pendamping yang memanfaatkan momentum pencairan bansos.

Baca Juga: Gentengisasi di Jalur Menuju Kediaman Presiden Prabowo Libatkan 400 Rumah, Bupati Bogor Sebut Tanpa APBD

1. Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Masih Berlangsung

Dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Rabu, 27 Mei 2026, penyaluran bantuan sosial reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 2 tahun 2026 masih berjalan hingga akhir Mei. Dana bantuan dikirim langsung melalui kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) penerima lewat empat bank penyalur.

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya mengalami kendala berupa status “gagal cek rekening” kini mulai berubah menjadi “SI” atau Standing Instruction. Perubahan status tersebut menandakan proses pencairan masih berlangsung dalam tahapan sistem perbankan sebelum saldo masuk ke rekening penerima.

Pendamping sosial hanya dapat memantau proses hingga tahap SI. Setelah itu, proses penyaluran berada di mekanisme internal bank sehingga waktu masuk saldo bantuan pada setiap KKS dapat berbeda-beda di tiap wilayah.

Baca Juga: Saat Lelah Tak Terbendung, 5 Destinasi Wisata Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa Ini Siap Menyembuhkan Jiwamu 

2. Pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) Mulai Terpantau

Selain bansos reguler, menurut informasi dari kanal Youtube Sukron Channel pada Rabu, 27 mmei 2026, bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai dicairkan di sejumlah daerah pada Mei 2026. 

Siswa tingkat SD menerima bantuan sebesar Rp450.000, jenjang SMP sebesar Rp750.000, sedangkan siswa SMA menerima Rp1.800.000. Bantuan tersebut diberikan kepada peserta didik yang terdaftar sebagai penerima manfaat dalam data program pendidikan pemerintah.

3. BLT Dana Desa Mulai Disalurkan untuk Alokasi Mei 2026

Beberapa desa mulai menyalurkan BLT Dana Desa untuk alokasi Mei 2026 kepada masyarakat penerima manfaat. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing pemerintah desa.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Pegunungan Paling Menenangkan di Pulau Jawa untuk Pulihkan dari Penat Kota, Cek di Sini

Salah satu syarat utama penerima BLT Dana Desa adalah masyarakat yang masuk kategori desil 1 atau desil 2 dalam data kesejahteraan sosial. Kriteria tersebut digunakan untuk menentukan prioritas penerima bantuan.

4. Bantuan Beras dan Minyak Goreng Masih Tahap Penyaluran

Penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng masih berlangsung di sejumlah daerah untuk masyarakat yang belum menerima alokasi Februari dan Maret 2026.

Sementara itu, usulan perpanjangan program bantuan pangan disebut telah mendapatkan persetujuan DPR RI. Namun hingga akhir Mei 2026 belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal lanjutan penyaluran bantuan tersebut.

Baca Juga: ICMI Sembelih 26 Hewan Kurban dan Distribusikan 1.200 Paket di Leuwisadeng Bogor pada Idul Adha 2026

5. Klarifikasi Isu Penebalan Bansos Rp400 Ribu Tahun 2026

Informasi mengenai penebalan atau tambahan bansos sebesar Rp400.000 kembali ramai beredar di media sosial. Kabar tersebut dikaitkan dengan penyaluran bantuan sosial tahun 2026.

Namun informasi itu disebut bukan program baru karena berasal dari kabar lama tahun 2025. Hingga saat ini belum terdapat pengumuman resmi dari Kementerian Sosial mengenai tambahan bansos Rp400.000 untuk tahun 2026.

“jadi, belum ada informasi resmi ya mengenai tambahann uang bansos sebesar Rp400.000 ini,” jelas narator melalui kanal Youtube Sukron Channel.

Baca Juga: Idul Adha 1447 Hijriah, Bank Kota Bogor Salurkan Kambing dan Sapi Kurban ke Warga

Masyarakat diminta lebih berhati-hati dan tidak mudah mempercayai informasi bansos yang belum memiliki sumber resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah proses pencairan bantuan.

6. Warga Diminta Waspada Modus Penipuan Berkedok Petugas

Di tengah proses pencairan bansos, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang dilakukan oleh oknum tertentu.

Modus yang dilaporkan antara lain adanya pihak yang mengaku sebagai petugas atau pendamping dengan meminta biaya survei maupun mengambil kartu KKS milik warga.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #pip #bansos #pkh