Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH dan BPNT Susulan Mulai Cair 29 Mei 2026, Berikut Rincian Pencairan dan Wilayah yang Sudah Masuk Saldo

Ira Yulia Erfina • Jumat, 29 Mei 2026 | 15:33 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT (Foto: Instagram @kecamatan_cibodas diperbarui oleh AI)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT (Foto: Instagram @kecamatan_cibodas diperbarui oleh AI)

RADAR BOGOR - Pencairan susulan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2026 mulai dilaporkan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026. 

Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) mengabarkan adanya saldo bantuan yang masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama bagi penerima yang sebelumnya belum memperoleh pencairan pada tahap awal.

Berikut rincian lengkap perkembangan pencairan bansos PKH dan BPNT susulan terbaru.

Baca Juga: Tebar Kebahagiaan Idul Adha, Unida Bogor Bagikan Lebih dari 2.500 Paket Daging Kurban untuk Warga

1. Penyaluran PKH dan BPNT Dilakukan Bertahap

Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Jumat, 29 April 2026, proses pencairan bantuan sosial tahap 2 tahun 2026 disebut belum berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Penyaluran masih dilakukan bertahap sesuai proses distribusi dan kesiapan data penerima di masing-masing daerah.

Kondisi tersebut membuat sebagian KPM sudah menerima saldo bantuan, sementara penerima lainnya masih menunggu proses pencairan lanjutan dari bank penyalur.

2. Mayoritas Bukti Pencairan Berasal dari KKS Bank BSI

Sejumlah laporan penerima bantuan yang sudah cair banyak berasal dari pemegang KKS Bank Syariah Indonesia (BSI). Beberapa penerima menunjukkan adanya saldo masuk melalui ATM maupun aplikasi mobile banking.

Baca Juga: Jarang yang Tahu, Ini 5 Hidden Gem Indonesia dari Danau Ubur-ubur Tanpa Sengat hingga Labirin Karst Terbesar Kedua di Dunia

Sementara itu, penyaluran melalui bank Himbara lain seperti BRI, BNI, dan Mandiri disebut masih belum merata hingga Jumat, 29 Mei 2026.

3. Nominal Bantuan yang Dilaporkan Masuk ke Rekening KPM

Beberapa penerima melaporkan nominal bantuan yang berbeda-beda sesuai kategori dan komponen bantuan dalam keluarga.

Berikut sejumlah nominal yang dilaporkan sudah cair:

Baca Juga: Ditinggal Pensiun, 4 Jabatan Pimpinan Tinggi di Kota Bogor Bakal Diisi Pelaksana Tugas

Baca Juga: Mengenal Amoeba Berbahaya yang Menular melalui Makanan dan Air

“Beberapa KPM melaporkan saldo masuk sebesar Rp600.000 yang merupakan alokasi untuk program BPNT murni,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.

Besaran bantuan dapat berbeda antar-KPM karena menyesuaikan jumlah komponen keluarga yang tercatat dalam data bansos.

Baca Juga: Kejar Sanitasi Layak, Pemkot Bogor Genjot Septic Tank Komunal dan Sambungan Air Limbah untuk Warga

4. Wilayah Aceh Mulai Banyak Melaporkan Pencairan

Dari berbagai laporan yang beredar, wilayah Aceh menjadi salah satu daerah yang cukup banyak menunjukkan bukti pencairan bansos susulan tahap 2 tahun 2026.

Kabupaten Pidie termasuk daerah yang beberapa kali disebut sudah menerima saldo bantuan ke rekening KKS penerima manfaat.

Meski demikian, pencairan di daerah lain masih terus berlangsung dan diperkirakan akan menyusul secara bertahap.

Baca Juga: PCMB Hari Pertama Server Down, SMAN 4 Kota Bogor Diserbu Orang Tua Calon Siswa, Ketua SPMB Minta Tidak Panik

5. KPM Kategori Kartu Validasi Mulai Mendapat Saldo

Selain penerima reguler, sejumlah KPM kategori kartu validasi juga disebut mulai menerima pencairan bantuan sosial.

Kelompok penerima ini sebelumnya masih menunggu proses verifikasi lanjutan sebelum bantuan dapat disalurkan ke rekening masing-masing.

Masuknya saldo untuk kartu validasi membuat sebagian penerima lain berharap pencairan tahap berikutnya segera menyusul.

Baca Juga: Top Tier, 4 Coffee Shop di Bogor, jadi Tempat Nongkrong Anak Gaul hingga Punya Menu yang Enak

6. KPM Diimbau Tetap Rutin Cek Rekening Bantuan

KPM yang hingga kini belum menerima saldo bantuan diminta tetap tenang karena proses penyaluran masih berjalan bertahap.

Penerima bantuan disarankan melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM, agen bank, maupun aplikasi mobile banking resmi untuk memastikan status pencairan bantuan terbaru.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya, termasuk ajakan mencurigakan yang meminta data pribadi dengan alasan pencairan bansos. 

Baca Juga: Kadin Kabupaten Bogor Soroti Kenaikan Pajak Air Tanah 120 Persen, Minta Pemkab Beri Stimulus untuk Dunia Usaha

Warga diminta lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan data maupun modus penipuan yang berkaitan dengan game online terlarang di tengah proses pencairan bantuan sosial.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #Pencairan Bansos PKH #pkh