Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai menerima saldo bansos melalui kartu KKS, sementara sebagian lainnya masih dalam proses penyaluran bertahap melalui bank penyalur masing-masing.
Perubahan status menjadi “SI” atau Sudah Salur pada aplikasi Cek Bansos menjadi salah satu indikator bahwa bantuan sedang diproses menuju rekening penerima, hal ini seperti yang dilansir dari kanal Youtube Sukron Channel pada Jumat, 29 Mei 2026.
Baca Juga: Hore, Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Akhir Mei 2026 Sudah SI, Begini Cara Cek Status Salur di SIKS-NG
Berikut rincian perkembangan terbaru pencairan bansos dan bantuan tambahan lainnya:
1. Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Berjalan
Penyaluran bantuan PKH dan BPNT tahap 2 periode April hingga Juni 2026 mulai diterima oleh sebagian KPM di sejumlah wilayah. Saldo bantuan masuk secara bertahap melalui rekening KKS sesuai proses distribusi dari bank penyalur.
Bagi KPM yang status bantuannya telah berubah menjadi “SI”, proses pencairan disebut masih berjalan meskipun saldo belum masuk pada waktu yang sama. Perbedaan waktu pencairan dipengaruhi proses verifikasi dan distribusi dari masing-masing bank penyalur.
Baca Juga: Punya Potensi Wisata, Jalan di Tamansari Bogor Butuh Pelebaran
2. Penyaluran Melalui BSI dan Proses Verifikasi di Bank Lain
Di wilayah Aceh, penyaluran bantuan terpantau mulai berjalan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI). Sementara itu, beberapa bank penyalur lain seperti BNI masih menjalankan tahapan verifikasi rekening penerima sebelum saldo bantuan disalurkan.
Karena proses tersebut berlangsung bertahap, sebagian KPM masih menunggu pencairan meskipun data bantuan sudah muncul di sistem.
3. KKS dan Buku Tabungan Diminta Disimpan Sendiri
KPM diimbau untuk menyimpan sendiri kartu KKS dan buku tabungan bantuan sosial. Dokumen tersebut tidak dianjurkan dititipkan kepada pihak lain agar proses pencairan tetap berada langsung di tangan penerima bantuan.
Baca Juga: Pemotor Masih Menerobos, Aspal Eks Jalan Batutulis Bogor Dikelupas Pekan Depan
“KPM dianjurkan menjaga sendiri kartu KKS maupun buku tabungan bantuan agar tetap aman dan tidak berpindah tangan, sehingga dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan oleh pihak lain,” jelas narator melalui kanal Youtube Sukron Channel.
Langkah tersebut juga dilakukan untuk mengurangi potensi kendala saat pengecekan saldo maupun proses transaksi pencairan bantuan di bank atau agen penyalur.
4. Aplikasi Cek Bansos Kini Memiliki Fitur Lebih Lengkap
Aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store kini menyediakan fitur pemantauan nominal bantuan secara langsung dari sistem pusat. KPM dapat melihat jenis bantuan serta jumlah saldo yang akan diterima melalui aplikasi tersebut.
Baca Juga: Satlantas Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalin pada Car Free Night Istimewa, Penutupan Jalan Bertahap
Fitur pada aplikasi disebut lebih lengkap dibandingkan tampilan website karena beberapa informasi penyaluran sudah terintegrasi langsung ke sistem pemantauan penerima bantuan.
5. Fitur Usul Sanggah Bisa Digunakan Masyarakat
Melalui fitur “usul sanggah”, masyarakat dapat mengusulkan calon penerima bantuan maupun menyampaikan sanggahan terhadap penerima yang dinilai tidak sesuai kriteria.
Pengajuan dilakukan dengan melampirkan bukti pendukung berupa foto agar data yang disampaikan dapat diverifikasi lebih lanjut oleh sistem dan petugas terkait.
6. Bantuan Beras dan Minyak Goreng Mulai Disalurkan
Selain bantuan reguler PKH dan BPNT, penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai bergerak pada akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Bantuan tersebut diberikan kepada penerima yang telah memperoleh surat undangan penyaluran sesuai jadwal distribusi di masing-masing wilayah.
7. Penyaluran Awal Juni Merupakan Alokasi Tertunda
Distribusi bantuan pangan pada awal Juni 2026 disebut merupakan alokasi Februari hingga Maret yang sebelumnya belum tersalurkan.
Dengan demikian, penyaluran tersebut bukan tambahan program baru, melainkan kelanjutan distribusi bantuan yang sempat tertunda pada jadwal sebelumnya.
Baca Juga: Tak Perlu ke Palembang, Ini 3 Rekomendasi Pempek Paling Juara dan Autentik di Bogor, Yuk Cobain
8. PIP dan BLT Dana Desa Masih Dalam Tahap Penyaluran
Program Indonesia Pintar (PIP) dan BLT Dana Desa juga masih dalam proses pencairan hingga akhir Mei 2026. Penyaluran dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan data penerima dan mekanisme distribusi di tiap daerah.
Masyarakat diminta rutin memantau informasi resmi penyaluran bantuan serta memastikan data kependudukan yang digunakan telah sesuai agar proses pencairan tidak mengalami hambatan administratif.***
Editor : Asep Suhendar