RADAR BOGOR - Menjelang akhir Mei 2026, proses penyaluran berbagai program bantuan sosial masih berlangsung di sejumlah daerah.
Selain bantuan pangan beras, pencairan PKH dan BPNT tahap 2 juga masih terus berjalan secara bertahap kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan.
1. Bantuan Beras Masih Disalurkan hingga Juni 2026
Mengutip dari kanal Youtube Pendamping PKH pada Sabtu, 30 Mei 2026, Program bantuan pangan beras masih terus berjalan dan dijadwalkan berlanjut hingga Juni 2026. Bantuan ini menyasar sekitar 33 juta Keluarga Penerima Manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Karena jumlah penerima yang sangat besar, proses distribusi tidak berlangsung secara bersamaan. Penyaluran dilakukan bertahap sesuai kesiapan distribusi di masing-masing daerah.
Di beberapa wilayah, proses penyaluran masih berlangsung sehingga sebagian penerima belum menerima bantuan pada waktu yang sama dengan daerah lain.
2. Progres Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Berjalan
Pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2026 masih terus berproses. Sebagian KPM telah menerima bantuan, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses penyaluran.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Belum Cair? Ini Penyebab yang Perlu Diketahui KPM
Bagi penerima yang belum memperoleh pencairan, pengecekan saldo secara berkala dapat dilakukan melalui mesin ATM maupun agen BRILink.
Perbedaan waktu pencairan dapat terjadi karena proses penyaluran dilakukan bertahap sesuai mekanisme yang berlaku pada sistem penyaluran bantuan sosial.
3. Sebagian KPM Susulan Mengalami Perubahan Status Menjadi SI
Pada kelompok penerima susulan, terdapat perkembangan berupa perubahan status menjadi SI atau Sudah Instruksi pada sistem pendataan bantuan sosial.
“Khusus untuk KPM susulan, terpantau adanya peningkatan status pada aplikasi SKNG menjadi SI, meskipun sebagian KPM lainnya masih berada pada status SPM,” ulas narator melalui kanal Youtube Pendamping PKH.
Meski demikian, masih ada penerima yang statusnya berada pada tahap SPM. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses administrasi dan penyaluran belum selesai secara keseluruhan.
Bagi KPM yang telah melihat status SI namun saldo bantuan belum masuk ke rekening, proses pencairan masih dapat berlangsung karena terdapat tahapan lanjutan setelah instruksi penyaluran diterbitkan.
4. Informasi BLT El Nino dan BLT Kesra Perlu Diverifikasi
Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam menyikapi informasi mengenai bantuan tambahan yang beredar di media sosial maupun platform digital lainnya.
Hingga saat ini belum terdapat pengumuman resmi dari Kementerian Sosial mengenai penyaluran BLT El Nino maupun BLT Kesra untuk tahun 2026.
Oleh sebab itu, setiap informasi terkait bantuan tambahan sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu melalui sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
5. KPM Disarankan Mengakses Informasi dari Sumber Resmi
Keluarga Penerima Manfaat disarankan mengutamakan informasi yang berasal dari sumber resmi agar perkembangan terbaru mengenai bantuan sosial dapat diketahui dengan lebih jelas dan tepat.
Di samping itu, penerima bantuan dapat menghubungi pendamping PKH setempat untuk memperoleh keterangan mengenai proses maupun status penyaluran bantuan yang tercatat dalam sistem.
Pendamping PKH dapat membantu melakukan pengecekan riwayat maupun perkembangan status bantuan melalui sistem yang digunakan dalam pengelolaan data bantuan sosial.***
Editor : Eli Kustiyawati