RADAR BOGOR - Gelombang pencairan bantuan sosial susulan untuk alokasi Tahap 2 menunjukkan pergerakan progresif pada penghujung Mei 2026.
Dilansir dari Youtube Arfan Saputra Channel, Berdasarkan validasi data transaksi di lapangan, terjadi aktivitas pemindahbukan dana secara massal ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos yang sempat tertunda pada termin reguler sebelumnya.
Pencairan kali ini didominasi oleh skema kombinasi (transfer ganda) antara dana Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bantuan sembako.
1. Bank BSI Pimpin Percepatan Salur di Provinsi Aceh
Hingga akhir pekan ini, Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi lembaga perbankan yang paling aktif dalam mendistribusikan dana stimulan tersebut.
Secara spesifik, laporan penarikan tunai terpusat di wilayah Aceh, salah satunya terpantau di Kabupaten Pidie.
Menariknya, aliran dana tidak hanya menyasar kartu instrumen lama, melainkan juga menyentuh kartu merah putih penerbitan baru serta KPM yang masuk lewat jalur validasi sistem.
"Lagi-lagi BSI yang cair. BRI BNI Mandiri belum ya. Semoga sampai malam ini bisa cair semua. Hari ini yang ditunggu-tunggu Bun meledak banso sembakau PKH cair doble. Buruan dicek," jelas narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel.
2. Rincian Variasi Nominal Tarik Tunai KPM
Karena pencairan kali ini bersifat akumulatif dan melibatkan komponen PKH yang berbeda-beda di setiap struktur keluarga, jumlah nominal yang masuk ke dompet digital KPM terpantau sangat bervariasi:
• BPNT Murni: KPM melaporkan masuknya dana tunai flat sebesar Rp600.000 yang langsung dicairkan pada pagi hari melalui agen bank terdekat.
• Kombinasi PKH dan BPNT: Penarikan dana dobel mencatatkan angka yang signifikan. Terdata mutasi saldo mulai dari Rp1.100.000, Rp1.200.000, hingga Rp1.425.000.
Baca Juga: Menutup Mei 2026, Pencairan PKH BPNT Terus Berlanjut dan Sebagian KPM Masuk Tahap SI
• Klaster Komponen Tinggi (Validasi KKS 2025):
Bagi keluarga yang memiliki komponen pendidikan anak sekolah sekaligus balita, total dana gabungan yang berhasil ditarik tunai mencapai Rp1.575.000 hingga Rp1.600.000 (akumulasi PKH Rp975.000 dan BPNT Rp600.000).
3. Status Terkini Tiga Bank Himbara Lainnya
Bertolak belakang dengan kelancaran transaksi di koridor Bank BSI, tiga perbankan milik negara selaku penyalur utama berskala nasional terpantau masih dalam status persiapan teknis transfer:
Baca Juga: Menutup Mei 2026, Pencairan PKH BPNT Terus Berlanjut dan Sebagian KPM Masuk Tahap SI
• Bank Mandiri Nasional Menunggu Antrean Transfer (SI)
• Bank BRI Nasional Menunggu Antrean Transfer (SI)
• Bank BNI Nasional Menunggu Antrean Transfer (SI)
Meskipun pada sistem internal kementerian data para penerima susulan ini sudah dinyatakan lolos verifikasi, pemegang KKS Bank BRI, BNI, dan Mandiri diimbau untuk tetap tenang.
Sinkronisasi data antar-sistem perbankan diproyeksikan akan rampung dalam beberapa waktu ke depan, sehingga proses pencairan bansos susulan diperkirakan segera bergerak merata ke seluruh wilayah di luar Provinsi Aceh.***
Editor : Eli Kustiyawati