RADAR BOGOR - Memasuki awal bulan Juni 2026, pemerintah pusat menyiapkan kejutan besar bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, ada tujuh jenis bantuan sosial (bansos) siap dicairkan secara serentak mulai hari Senin, sebagai bentuk penguatan jaring pengaman sosial di pertengahan tahun ini.
Pencairan bansos massal ini merupakan hasil sinkronisasi data lintas kementerian, mulai dari Kementerian Sosial, Kemendikbudristek, hingga jajaran pemerintah daerah melalui sistem SIKS-NG.
Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap mengingat jumlah penerima yang mencapai jutaan orang secara nasional.
Berikut rincian tujuh bantuan sosial yang akan mulai dicairkan:
1. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan dari sektor pendidikan dasar dan menengah ini memberikan nominal maksimal hingga Rp1.800.000 per anak, khusus bagi siswa jenjang SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah.
Dana disalurkan melalui Bank BRI untuk siswa SD dan SMP, serta Bank BNI dan BSI untuk jenjang SMA sederajat.
Orang tua siswa yang anaknya sudah masuk SK pemberian dan telah melakukan aktivasi rekening diminta segera mengecek saldo.
2. PKH Tahap 2 Gelombang Susulan
Bagi KPM yang pada pencairan sebelumnya saldonya masih kosong meski komponennya valid seperti memiliki balita, ibu hamil, lansia, anak sekolah, atau penyandang disabilitas, Kementerian Sosial terus menggenjot proses top up dana ke kartu KKS Merah Putih Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI hingga kuota nasional terpenuhi 100 persen.
3. BPNT atau Program Sembako Susulan
Dana tunai senilai Rp600.000 untuk alokasi triwulan kedua siap ditransfer bagi KPM yang masuk daftar susulan. Di sistem aplikasi SIKS-NG, status bantuan ini sudah terpantau standing instruction (SI), artinya bank penyalur tinggal menyalurkan dana ke rekening KKS penerima secara bergelombang.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2, Simak Jadwal Cair dan Uji Coba Bansos Digital 2026
4. KIP Kuliah
Program beasiswa pendidikan tinggi ini menjadi salah satu yang paling dinantikan karena nominalnya cukup besar.
Pemerintah membagi komponen KIP Kuliah menjadi dua bagian. Pertama, biaya pendidikan penuh yang dibayarkan langsung ke rekening kampus dengan nominal maksimal Rp12 juta per semester tergantung akreditasi program studi.
Kedua, bantuan biaya hidup bulanan yang diterima langsung oleh mahasiswa dengan besaran Rp800.000 hingga Rp1.400.000 per bulan tergantung kluster wilayah universitas. Durasi penerimaan maksimal 8 semester untuk S1/D4, 6 semester untuk D3, dan 4 semester untuk D2.
Baca Juga: Proses Pencairan Bansos PKH dan BPNT Triwulan Kedua Berlanjut, 94,29 Persen KPM Sudah Diproses
5. Bantuan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog
Perum Bulog mengebut penyaluran sisa kuota bantuan beras cadangan pemerintah seberat 10 kg beserta paket minyak goreng untuk alokasi susulan.
Distribusi difokuskan pada daerah-daerah yang sempat tertunda akibat kendala logistik demi menjaga ketahanan pangan masyarakat rentan di awal bulan Juni.
6. Bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) DKI Jakarta
Khusus bagi warga DKI Jakarta, bantuan ini bersumber dari APBD melalui Dinas Sosial dan disalurkan lewat Bank DKI.
Bantuan mencakup tiga program yaitu Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).
Saldo yang masuk akan dirapel sehingga nominalnya cukup signifikan untuk meringankan pengeluaran rumah tangga warga Jakarta.
7. Bansos Adaptif atau Bantuan Sosial Kedaruratan
Bantuan ketujuh bersifat situasional dan responsif dari Kementerian Sosial. Bantuan tunai stimulan ini disalurkan khusus bagi keluarga miskin rentan yang tinggal di wilayah terdampak bencana alam, perubahan iklim ekstrem, atau daerah dengan kerentanan sosial tinggi guna memperkuat daya tahan ekonomi mereka.
Cara Mengecek Status Bantuan
Karena proses transfer melibatkan jutaan penerima secara nasional, pencairan dilakukan secara bertahap.
Apabila saldo belum berubah di hari pertama, penerima diminta untuk bersabar dan mengecek kembali secara berkala melalui aplikasi Cek Bansos atau langsung ke ATM dan agen bank terdekat.***
Editor : Eli Kustiyawati