RADAR BOGOR - Pencairan susulan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua mulai menunjukkan perkembangan di sejumlah daerah.
Selain perkembangan pencairan bantuan, perhatian masyarakat juga tertuju pada kabar mengenai tambahan bantuan atau penebalan bansos senilai Rp400 ribu yang disebut-sebut akan disalurkan pada pertengahan tahun.
Status Pencairan Susulan PKH dan BPNT Tahap 2
Bank BRI Mulai Menyalurkan Dana
Dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Senin, 1 Junir 2026, penyaluran susulan PKH dan BPNT melalui Bank BRI dilaporkan telah berlangsung di sejumlah wilayah. Sejumlah KPM mengonfirmasi bahwa saldo bantuan telah masuk ke rekening KKS mereka.
Kondisi ini menunjukkan bahwa proses distribusi bantuan tahap kedua terus bergerak meskipun belum merata di seluruh daerah.
Bank Mandiri Fokus pada BPNT Susulan
Untuk jalur Bank Mandiri, penyaluran yang terpantau saat ini masih berfokus pada bantuan BPNT susulan tahap kedua.
“Hingga kini, distribusi bantuan yang berjalan melalui jalur tersebut terutama ditujukan bagi penerima BPNT susulan tahap kedua. Untuk dana PKH, masih belum tersalurkan melalui bank ini,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Sementara itu, bantuan PKH melalui bank tersebut masih menunggu proses lebih lanjut sehingga sebagian penerima belum melihat perubahan saldo pada rekening bantuan mereka.
Penyaluran Melalui BNI Masih Ditunggu
Baca Juga: Pakai Plat Nomor Palsu, Pelaku Penipuan Modus Bukti Transfer Fiktif Dibekuk di SPBU Cileungsi Bogor
Berbeda dengan beberapa bank penyalur lainnya, proses pencairan bagi penerima yang menggunakan Bank BNI masih dinantikan.
Sejumlah KPM yang terdaftar melalui jalur ini diimbau untuk terus memantau rekening KKS secara berkala sambil menunggu perkembangan penyaluran berikutnya.
Klarifikasi Kabar Tambahan Bansos Rp400 Ribu
Belum Ada Informasi Resmi
Beredarnya informasi mengenai tambahan bantuan sebesar Rp400 ribu untuk periode Juni dan Juli menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.
Namun hingga saat ini belum terdapat informasi resmi yang menunjukkan adanya program penebalan bantuan tersebut.
Berasal dari Konten Lama yang Beredar Kembali
Informasi yang beredar diketahui mengacu pada materi lama yang kembali disebarluaskan dengan narasi baru. Akibatnya, sebagian masyarakat mengira program tersebut merupakan kebijakan terbaru yang akan segera direalisasikan pada tahun 2026.
Tidak Terlihat dalam Sistem Data Bansos
Pengecekan terhadap perkembangan data bantuan sosial juga belum menunjukkan adanya pembaruan terkait program tambahan Rp400 ribu tersebut.
Hingga saat ini belum ditemukan perubahan data yang mengarah pada pelaksanaan bantuan tambahan sebagaimana yang ramai diperbincangkan.
Masyarakat Diminta Memastikan Sumber Informasi
Di tengah banyaknya informasi yang beredar, penerima bantuan disarankan untuk memverifikasi setiap kabar yang diterima sebelum mempercayainya.
Informasi mengenai bantuan sosial sebaiknya diperoleh dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun harapan yang belum memiliki dasar kepastian.
Sementara proses pencairan susulan PKH dan BPNT tahap kedua masih berjalan, para KPM dapat terus memantau saldo KKS masing-masing sesuai bank penyalur yang digunakan.
Penyaluran bantuan umumnya dilakukan secara bertahap sehingga waktu penerimaan antarwilayah dan antarbank dapat berbeda.***
Editor : Asep Suhendar