RADAR BOGOR - Informasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih belum menerima pencairan bansos, namun masih aktif dan berhak menerima bantuan.
"Perlu KPM ketahui saat ini proses penyaluran susulan untuk PKH dan BPNT tahap kedua periode April Juni terus dilanjutkan oleh Kementerian Sosial," ungkap kanal Info Bansos.
Pemantauan yang dilakukan di aplikasi Sistem Informasi Kesejahateraan Sosial Next Generation (SIKS NG) melalui pendamping sosial, menunjukkan banyak KPM yang berstatus standing instruction (SI).
Kemensos telah mengeluarkan instruksi resmi kepada bank penyalur untuk melakukan top up atau mentransfer saldo bantuan langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
"Lantas kalau statusnya sudah, kenapa uangnya belum masuk ke ATM sampai hari ini?" tanya Infor Bansos.
Hal ini dikarenakan antrian sistem perbankan dan faktor kalender kerja karena beberapa hari terakhir bertepatan dengan momen libur nasional dan cuti bersama yang cukup panjang.
Baca Juga: 8 Factory Outlet yang Ada di Bogor, Sedia Baju Branded dengan Harga Miring
Selama masa libur tersebut, operasional perbankan tentu mengalami penyesuaian. Oleh karena itu, KPM yang sudah berstatus SI namun saldo bantuan belum masuk diharap tenang.
KPM tidak perlu khawatir saldo bantuan akan hilang. Banyak yang mempredikso saldo bantuan akan mulai masuk secara bertahap setelah liburan selesai.
Pada Selasa, 2 Juni 2026, aktivitas perbankan sudah kembali normal dan efektif, diharapkan saldo bansos sudah mulai masuk di rekening KKS masing-masing.
Penyaluran Bantuan Melalui POS
Selain bank penyalur, pencairan dana bansos juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia, khusus untuk wilayah-wilayah tertentu yang memiliki kendala geografis ekstrem.
Contoh daerah yang melakukan pencairan via Kantor Pos adalah wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) atau bagi KPM lansia disabilitas berat yang membutuhkan layanan pengantaran langsung.
Editor : Siti Dewi Yanti