Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Mulai Berjalan Setelah BPNT Cair, KPM Diminta Rutin Cek Saldo KKS dan Status Bantuan

Ira Yulia Erfina • Selasa, 2 Juni 2026 | 18:34 WIB
Ilustrasi Pencairan Bansos BPNT tahap dua tahun 2026. (Foto: Instagram @desapecatu diperbarui oleh AI)
Ilustrasi Pencairan Bansos PKH tahap dua tahun 2026. (Foto: Instagram @desapecatu diperbarui oleh AI)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua tahun 2026 mulai menunjukkan perkembangan di sejumlah daerah. 

Setelah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp600 ribu masuk ke rekening sebagian penerima, kini saldo bantuan PKH juga mulai terpantau masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Berikut perkembangan terbaru yang perlu diketahui penerima bantuan yang dikutip dari kanal Youtube Diary Bansos pada Selasa, 2 Juni 2026:

Baca Juga: Gak Kalah dari Raja Ampat, 6 Wisata Bahari Eksotis di Bangka Belitung Ini Punya Batu Granit Raksasa hingga Sunset yang Bikin Baper

1. Saldo PKH Mulai Masuk Setelah BPNT Cair

Sejumlah KPM melaporkan bahwa bantuan BPNT tahap kedua telah lebih dulu masuk ke rekening KKS. Setelah pencairan BPNT berlangsung, sebagian penerima mulai mendapatkan tambahan saldo dari program PKH sesuai komponen yang dimiliki.

Bagi penerima yang sebelumnya belum menemukan saldo bantuan saat melakukan pengecekan rekening, masih terdapat peluang pencairan karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap.

2. Pencairan Banyak Terpantau pada KKS BNI

Pada tahap awal penyaluran, pencairan bantuan lebih banyak dilaporkan oleh penerima yang menggunakan KKS dari Bank BNI. Meski demikian, KPM yang menggunakan rekening BRI, Mandiri, maupun BSI tetap disarankan melakukan pengecekan secara berkala.

Baca Juga: Viral Kabar Pocong Gentayangan di Bojonggede Bogor, Polisi Ungkap Fakta Ini

Perbedaan waktu pencairan merupakan hal yang umum terjadi karena proses distribusi bantuan tidak dilakukan secara serentak di seluruh wilayah.

3. KPM Diimbau Memanfaatkan Aplikasi Cek Bansos

Penerima bantuan dapat memanfaatkan aplikasi resmi Cek Bansos untuk memantau perkembangan status bantuan dan data kepesertaan.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengecek informasi bantuan yang diterima, mengajukan usulan penerima baru, menyampaikan sanggahan data, serta melakukan pembaruan data keluarga apabila diperlukan.

Baca Juga: 5 Alasan Warung Makan Teteh Perkasa Bogor Selalu Ramai, Kuliner Sunda yang Bikin Pengunjung Rela Antre

4. Nominal PKH Tidak Sama untuk Semua Penerima

Besaran bantuan PKH yang diterima setiap keluarga berbeda-beda karena disesuaikan dengan komponen yang tercatat dalam data penerima.

Komponen seperti ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas berat, dan lanjut usia menjadi faktor yang memengaruhi jumlah bantuan yang diterima. Karena itu, nominal saldo yang masuk ke rekening masing-masing KPM dapat berbeda.

5. Sebagian Penerima BPNT Kini Juga Mendapat PKH

Terdapat sejumlah KPM yang sebelumnya hanya tercatat sebagai penerima BPNT. Namun pada periode pencairan kali ini, data mereka juga menunjukkan status sebagai penerima PKH.

Baca Juga: 1 Jam dari Bogor, 7 Alasan Jetski Cafe Jadi Spot Sunset Favorit di Pantai Mutiara Jakarta, Nomor 3 Bikin Betah Berlama-lama!

“Banyak KPM yang pada awalnya hanya terdaftar sebagai penerima bantuan BPNT, namun kini juga terdaftar sebagai penerima bantuan PKH,” ungkap narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Perubahan tersebut umumnya berkaitan dengan hasil pemutakhiran dan verifikasi data yang dilakukan dalam sistem bantuan sosial.

6. Graduasi Mandiri Kembali Menjadi Sorotan

Dalam pembahasan penyaluran bansos, muncul kembali imbauan mengenai graduasi mandiri bagi KPM yang kondisi ekonominya sudah lebih stabil.

Baca Juga: Donor Darah dan Bazar UMKM Warnai HJB ke-544 di Halaman Gedung DPRD Kota Bogor

Graduasi mandiri memungkinkan kuota bantuan dapat dialihkan kepada keluarga lain yang dinilai lebih membutuhkan dan belum memperoleh bantuan sosial.

7. Ada Alternatif Program Pemberdayaan Ekonomi

Bagi keluarga yang telah keluar dari kepesertaan bantuan sosial, tersedia peluang untuk mengikuti program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan membantu peningkatan kemandirian usaha dan pendapatan keluarga.

Program tersebut menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin beralih dari bantuan sosial menuju penguatan ekonomi keluarga secara mandiri.

Baca Juga: Gak Harus ke Luar Negeri, 6 Destinasi Wisata Ini Punya Crystal Lagoon Se-Asia, Jembatan Ala Golden Gate hingga Batu Purba di Laut Lepas

8. KPM Diminta Rutin Memeriksa Rekening dan Status Bantuan

Karena pencairan masih berlangsung di berbagai daerah, penerima bantuan disarankan rutin mengecek saldo KKS serta memantau informasi melalui aplikasi resmi.

Langkah ini penting untuk mengetahui apakah bantuan sudah masuk ke rekening atau masih menunggu proses penyaluran pada tahap berikutnya.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #pencairan bansos #pkh