RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap kedua pada awal Juni 2026 masih berlangsung di berbagai daerah.
Pencairan dilakukan secara bertahap sehingga tidak semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima dana pada waktu yang bersamaan.
Sejumlah laporan menunjukkan Bansos telah masuk ke rekening KKS Bank BNI dengan nominal yang berbeda sesuai komponen dan kategori penerima.
Berikut beberapa wilayah yang terpantau menerima bansos PKH dan BPNT Tahap 2 seperti yang dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Rabu, 3 Juni 2026:
1. Kabupaten Sigi
Terdapat penerima yang memperoleh akumulasi PKH dan BPNT susulan sebesar Rp1.350.000.
Sebagian penerima BPNT tahap 2 menerima dana Rp600.000.
2. Cirebon dan Jamblang
Penerima PKH kategori anak sekolah SD dan balita dilaporkan menerima bantuan sebesar Rp975.000.
3. Bogor
Sejumlah KPM menerima pencairan PKH melalui KKS BNI dengan nominal Rp975.000.
4. Kuningan (Sindang Agung)
Terdapat laporan saldo masuk sebesar Rp1.721.000 yang merupakan gabungan PKH dan BPNT.
“Terdapat bukti penarikan melalui agen Brillink dengan total saldo masuk sebesar Rp1.721.000 yang merupakan gabungan PKH dan BPNT,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
5. Kota Banjar
Penerima PKH murni menerima sekitar Rp597.000.
Penerima gabungan PKH dan BPNT menerima sekitar Rp1.200.000.
Selain pencairan, terdapat juga laporan perubahan nominal bantuan pada sebagian KPM.
Baca Juga: Menilik Perjalanan Napak Tilas Pemkab Bogor Bersama IMI Kabupaten Bogor pada HJB ke-544
Kondisi ini dapat terjadi karena perubahan komponen keluarga, seperti anak yang sudah tidak memenuhi kategori penerima, atau karena pembaruan data pendidikan yang belum sepenuhnya masuk ke sistem.
Sementara itu, penyaluran Bansos masih ditemukan pada berbagai jenis KKS, baik kartu yang diterbitkan beberapa tahun lalu maupun yang lebih baru.
Bagi KPM yang belum menerima Bansos, pengecekan saldo secara berkala tetap diperlukan karena proses penyaluran masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap di berbagai daerah. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim