Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo KKS Mulai Bertambah pada Juni 2026, Ada Perubahan Data yang Mempengaruhi Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2

Ira Yulia Erfina • Kamis, 4 Juni 2026 | 09:42 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT (Foto: Instagram @pemkotbatu_official diperbarui oleh AI)
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT (Foto: Instagram @pemkotbatu_official diperbarui oleh AI)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 2 tahun 2026 terus berlangsung pada awal Juni. 

Mengutip dari kanal Youtube Diary Bansos pada Kamis, 4 Juni 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan mulai menerima saldo bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama untuk bantuan BPNT sebesar Rp600.000 yang kemudian diikuti pencairan PKH. 

Selain itu, sebagian penerima yang sebelumnya hanya mendapatkan BPNT kini tercatat menerima PKH sehingga nominal bantuan yang diterima menjadi lebih besar. 

Di tengah proses penyaluran yang masih berjalan bertahap, masyarakat juga diimbau memanfaatkan aplikasi Cek Bansos untuk memantau status penerimaan bantuan dan memastikan data kepesertaan tetap sesuai.

Baca Juga: KPM Jangan Langsung Percaya Kabar Bonus Bansos PKH dan BPNT Rp400 Ribu Juni–Juli 2026, Ini Penjelasannya

1. Pencairan Bansos Tahap 2 Mulai Berjalan

Proses penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 sudah mulai terpantau di berbagai wilayah. KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan kini mulai melaporkan adanya saldo yang masuk ke rekening KKS.

2. BPNT Rp600 Ribu Menjadi Pencairan Awal

Sejumlah penerima melaporkan bantuan BPNT sebesar Rp600.000 lebih dahulu masuk ke rekening. Setelah itu, pencairan PKH mulai menyusul sesuai komponen yang dimiliki masing-masing keluarga.

Baca Juga: Cek Fakta Bansos Rp400 Ribu Juni 2026, Simak Perkembangan Penyaluran PKH-BPNT dan Status PKH Validasi

“Pencairan diawali dengan bantuan BPNT sebesar Rp600.000, yang kemudian disusul oleh pencairan bantuan PKH,” jelas narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

3. KKS BNI, BRI, Mandiri, dan BSI Perlu Dicek Berkala

Penerima yang menggunakan KKS dari Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, maupun Bank BSI disarankan rutin memeriksa saldo karena proses penyaluran masih berlangsung bertahap dan belum serentak.

4. Status Bantuan Bisa Dicek Melalui Aplikasi

Baca Juga: Tidak Hanya Bansos BPNT dan PKH, Bantuan PIP Tahap Terbaru Juga Mulai Menjangkau Penerima pada Juni 2026

KPM yang belum menerima bantuan dapat memantau statusnya melalui aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Fitur yang tersedia tidak hanya mencakup pengecekan bansos, tetapi juga pengelolaan data, pengajuan usulan, dan pelaporan ketidaksesuaian data.

5. Ada Penerima yang Kini Mendapat BPNT dan PKH Sekaligus

Sebagian KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT kini tercatat sebagai penerima PKH. Sebagian penerima kini mendapatkan akumulasi bantuan yang lebih banyak karena terdaftar dalam lebih dari satu program sosial.

6. Besaran Bantuan Bergantung pada Komponen Keluarga

Baca Juga: Dana Bansos PKH dan BPNT 2026 Mulai Mengalir ke Rekening dan Kantor Pos, Berikut Sebaran Wilayah Per 3 Juni yang Melaporkan Pencairan

Nominal bantuan tidak sama untuk setiap penerima. Besarnya dana ditentukan oleh komponen yang dimiliki dalam keluarga, seperti balita, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.

7. Kuota Nasional Tetap Menjadi Acuan Penyaluran

Proses penentuan penerima dilakukan berdasarkan alokasi yang tersedia sehingga tidak semua calon penerima dapat terakomodasi. Karena itu, tidak seluruh masyarakat yang masuk kelompok desil prioritas otomatis menjadi penerima PKH maupun BPNT.

8. Graduasi Mandiri Kembali Didorong

Masyarakat yang kondisi ekonominya telah membaik disarankan mengevaluasi kembali status kepesertaannya dalam program bansos. Langkah ini bertujuan membuka peluang bagi keluarga lain yang memenuhi syarat tetapi belum pernah menerima bansos.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #Tahap 2 #bpnt #bansos #pkh