RADAR BOGOR - Sejumlah pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mengeluhkan saldo bantuan sosial (bansos) yang tidak terisi meskipun kartu masih aktif.
Melansir dari kanal Youtube Pendamping Sosial pada Senin, 8 Juni 2026, kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari perubahan data penerima hingga hasil evaluasi kelayakan bansos.
Karena itu, KPM perlu memahami penyebabnya agar dapat mengetahui langkah yang harus dilakukan.
Baca Juga: Ayah Bocah Korban Meninggal Diserang Anjing Pemburu di Jasinga Bogor Tempuh Jalur Hukum
1. Data DTKS Mengalami Perubahan
Status penerima bansos dapat berubah apabila ditemukan ketidaksesuaian data kependudukan, data ganda, perubahan identitas, atau data yang belum diperbarui sesuai kondisi terbaru.
Sebagai konsekuensinya, proses pencairan bantuan dapat terhenti atau tidak kembali masuk sesuai jadwal penyaluran yang berlaku.
2. Tidak Lagi Memenuhi Syarat Penerima
Setiap program bansos memiliki kriteria tertentu. Jika hasil pemutakhiran data menunjukkan bahwa keluarga tidak lagi masuk dalam kategori penerima, maka saldo bantuan tidak akan masuk ke rekening KKS. Faktor kuota wilayah juga dapat memengaruhi penyaluran bantuan.
“Tidak semua pemilik KKS otomatis berhak menerima bantuan karena terdapat syarat dan indikator kelayakan yang harus dipenuhi. Selain itu, terdapat kuota wilayah yang terbatas; jika kuota di daerah tersebut sudah penuh, maka saldo tidak akan terisi,” Ulas narator melalui kanal Youtube Pendamping Sosial.
3. Kondisi Ekonomi Dinilai Meningkat
Penerima yang dianggap sudah mengalami peningkatan kondisi ekonomi dapat dikeluarkan dari daftar penerima bantuan. Dalam situasi tersebut, saldo bansos tidak lagi disalurkan ke KKS meskipun kartunya masih aktif digunakan.
4. Hasil Verifikasi dan Validasi Data
Peninjauan terhadap data penerima dilakukan dalam periode tertentu untuk memastikan informasi yang tercatat tetap sesuai dengan kondisi aktual.
Baca Juga: Komisi C DPRD Sebut Depok Darurat Sampah, Bambang Sutopo: Harus Segera Bertransformasi
Jika ditemukan perubahan kondisi atau ketidaksesuaian data saat proses verifikasi, status penerima bantuan dapat berubah sehingga saldo tidak lagi tersedia.
5. Masuk Kategori Graduasi Mandiri
Penerima yang sudah cukup lama mendapatkan bantuan biasanya akan dievaluasi kembali. Jika dinilai sudah mampu secara ekonomi, mereka dapat masuk kategori graduasi mandiri dan tidak lagi menerima bantuan sosial secara reguler.
6. Masa Berlaku KKS Bukan Penentu Bansos
Tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada kartu hanya menunjukkan masa berlaku fisik kartu sebagai alat transaksi. Masa berlaku tersebut tidak menentukan apakah seseorang masih terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
Baca Juga: Cek Sekolah Maung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Supian Suri Sambangi SMAN 1 Depok
Langkah yang Bisa Dilakukan
Konsultasi ke Petugas Terkait
Pemilik KKS yang mendapati saldo kosong dapat menanyakan penyebabnya kepada operator desa atau kelurahan, pendamping sosial, petugas SIKS-NG, maupun Dinas Sosial setempat agar memperoleh informasi sesuai data yang tercatat.
Perbarui Data Jika Diperlukan
Jika terdapat kesalahan atau perubahan data kependudukan, segera lakukan pembaruan dokumen. Data yang akurat akan membantu proses verifikasi dan menjadi dasar penilaian pada pembaruan data berikutnya.
Baca Juga: Massa KAMMI Geruduk Balai Kota Bogor, Kritik Kemacetan hingga Pendidikan
Dengan adanya berbagai faktor tersebut, saldo bansos yang tidak masuk ke KKS dapat terjadi akibat perubahan data dan status penerima, bukan semata-mata karena masalah pada kartu yang digunakan.
Editor : Asep Suhendar