RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH Tahap 2 susulan masih terus berproses pada Juni 2026. Sebanyak lebih dari 2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat masuk dalam daftar penyaluran susulan gelombang 2, 3, dan 4.
Sejumlah daerah juga mulai melaporkan adanya perkembangan pencairan melalui rekening KKS maupun jalur PT Pos Indonesia.
1. Lebih dari 2 Juta KPM Masuk Daftar Penyaluran
Mengutip dari kanal YouTube Info Bansos pada Selasa, 9 Juni 2026, total penerima yang masuk dalam proses penyaluran susulan mencapai 2 juta KPM.
Jumlah tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan saat ini masih diproses secara bertahap sesuai mekanisme penyaluran yang berlaku.
Selain itu, banyak data penerima dilaporkan telah berada pada tahap Standing Instruction (SI), yang menandakan proses penyaluran sudah memasuki tahap lanjutan menuju pencairan bantuan.
“Data penerima saat ini sudah berada pada posisi Standing Instruction. Hal ini menandakan bahwa dana bantuan telah siap untuk disalurkan ke rekening Kasi-masing KPM,” ungkap narator melalui kanal YouTube Info Bansos.
2. Rincian Kuota Penerima Berdasarkan Penyalur
Penyaluran bantuan dilakukan melalui beberapa bank Himbara dan PT Pos Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
- Bank BNI: 940.961 KPM.
- PT Pos Indonesia: 404.771 KPM.
- Bank BRI: 327.088 KPM.
- Bank BSI: 240.374 KPM.
- Bank Mandiri: 136.100 KPM.
Data tersebut menunjukkan bahwa Bank BNI menjadi penyalur dengan jumlah penerima terbanyak dalam penyaluran PKH Tahap 2 susulan kali ini.
3. Daerah yang Mulai Melaporkan Perkembangan Pencairan
Pada jalur Bank BNI, perkembangan pencairan dilaporkan mulai terpantau di Kabupaten Bandung, Malang, Tasikmalaya, Cirebon, Sukabumi, Sidoarjo, Bekasi, dan Bogor.
Sementara itu, pada jalur Bank BRI, laporan serupa datang dari Kabupaten Tangerang, Cianjur, Subang, Tasikmalaya, Lombok Timur, Palembang, Lampung Selatan, hingga Medan.
Baca Juga: Update Pencairan PIP Juni 2026: Siswa yang Belum Cair Diminta Segera Hubungi Pihak Sekolah
Untuk Bank BSI, perkembangan penyaluran dilaporkan terjadi di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Adapun pada jalur Bank Mandiri, pergerakan saldo belum banyak dilaporkan meskipun data penerima masih tercatat dalam proses penyaluran.
4. Pemegang KKS Baru Diminta Bersabar
Penerima yang baru mendapatkan KKS, terutama cetakan April hingga Mei 2026, diminta tidak langsung khawatir apabila saldo bantuan belum muncul di rekening.
Hal tersebut dapat terjadi karena sebagian data masih berada pada tahapan administrasi yang berbeda. Oleh sebab itu, penerima disarankan untuk menunggu perkembangan status penyaluran sebelum melakukan pengecekan berulang ke ATM atau agen bank.
5. Pentingnya Koordinasi dengan Pendamping Sosial
KPM dianjurkan untuk aktif berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing. Pendamping dapat membantu memantau perkembangan status penyaluran sehingga penerima memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai proses pencairan bantuan.
Jika status penyaluran telah dinyatakan siap, barulah penerima dapat melakukan penarikan dana sesuai prosedur yang berlaku.
6. Penyaluran Masih Berlangsung Bertahap
Baca Juga: Rencana Skema Penebalan Bansos Tahap 2, Penyaluran Ditargetkan untuk KPM PKH Murni dan BPNT
Meski sejumlah daerah mulai melaporkan perkembangan positif, proses penyaluran PKH Tahap 2 susulan Juni 2026 belum selesai sepenuhnya.
Karena jumlah penerima mencapai lebih dari dua juta KPM, pencairan dilakukan secara bertahap sehingga waktu masuknya bantuan dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.***
Editor : Eli Kustiyawati