RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH Tahap 2 Susulan Juni 2026 terus menunjukkan perkembangan. Sebanyak 2.049.294 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan telah masuk dalam daftar pencairan lanjutan.
Sejumlah penerima bahkan telah mengalami perubahan status di sistem menjadi SI (Standing Instruction), yang menandakan proses penyaluran bansos reguler ini semakin mendekati tahap pencairan.
1. Lebih dari 2 Juta KPM Masuk Daftar Pencairan Susulan
Mengutip dari kanal Youtube Info Bansos pada Rabu, 10 Juni 2026, sebanyak 2.049.294 KPM tercatat sebagai penerima PKH Tahap 2 susulan gelombang lanjutan. Jumlah tersebut tersebar di berbagai daerah dan menjadi bagian dari proses penyaluran bantuan yang dilakukan secara bertahap.
2. Status SI Mulai Terpantau di Sistem
Banyak penerima kini telah melihat status SI (Standing Instruction) pada sistem pendataan bansos. Status ini menunjukkan bahwa instruksi penyaluran dana telah diterbitkan dan proses pengiriman dana ke bank penyalur sedang berlangsung.
3. BNI Menjadi Penyalur dengan Penerima Terbanyak
Dari total penerima yang masuk daftar pencairan susulan, Bank BNI menangani sekitar 940.961 KPM. Jumlah ini menjadi yang terbesar dibandingkan bank penyalur lainnya.
Baca Juga: Harga BBM Melonjak Mulai 10 Juni 2026, Ini Alasan di Balik Kenaikan yang Bikin Publik Terkejut
4. PT Pos Indonesia Menyalurkan untuk Lebih dari 400 Ribu KPM
Sebanyak 404.771 KPM tercatat menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia. Jalur ini umumnya digunakan untuk wilayah tertentu dan penerima yang belum memiliki KKS.
5. Penyaluran Melalui BRI, BSI, dan Mandiri
Bank BRI menyalurkan bantuan kepada sekitar 327.088 KPM. Sementara itu, Bank Syariah Indonesia (BSI) menangani sekitar 240.374 KPM, khususnya untuk wilayah Aceh. Adapun Bank Mandiri tercatat menyalurkan bantuan kepada sekitar 136.100 KPM.
6. Status KKS Baru Masih Berbeda-beda
Penerima yang mendapatkan KKS baru pada April dan Mei 2026 masih menunjukkan status yang beragam di sistem. Sebagian masih berada pada tahap administrasi pembayaran, sedangkan sebagian lainnya sudah memasuki tahap SI sehingga pencairan belum berlangsung secara bersamaan.
7. Penerima Disarankan Mengecek Status Terlebih Dahulu
Penerima bantuan dianjurkan untuk memastikan perkembangan status pencairan sebelum melakukan penarikan dana.
Koordinasi dengan pendamping sosial setempat dapat membantu memperoleh informasi terbaru mengenai proses penyaluran yang sedang berjalan.
“KPM sangat disarankan untuk terlebih dahulu berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing guna mengecek status resmi pada akun SIKS-NG sebelum melakukan penarikan,” ulas narator melalui kanal Youtube Info Bansos.
8. Sejumlah Daerah Mulai Melaporkan Pencairan
Pergerakan pencairan dilaporkan mulai terlihat pada sejumlah wilayah yang menggunakan jalur penyaluran Bank BNI dan Bank BRI.
Sementara itu, untuk penerima melalui Bank Mandiri, laporan saldo masuk masih terbatas meskipun data penerima telah tercatat dalam sistem penyaluran.
Proses pencairan PKH Tahap 2 susulan masih berlangsung secara bertahap. Karena itu, waktu masuknya bantuan dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya sesuai perkembangan penyaluran di masing-masing wilayah.***
Editor : Asep Suhendar