RADAR BOGOR – Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2026 masih berlangsung di sejumlah daerah, terutama wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan perubahan sistem penyaluran bansos melalui Digital Single ID yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu proses validasi data penerima bantuan secara lebih terintegrasi.
Sistem bansos tersebut ditargetkan mulai siap diterapkan pada akhir tahun 2026.
Mengutip dari kanal YouTube Info Bansos pada Jumat, 12 Juni 2026, selain pengembangan sistem baru, muncul pula rencana bantuan tunai langsung dengan nilai hingga Rp5,4 juta per orang dalam skema bantuan sosial masa depan.
Namun, saat ini penyaluran bantuan reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tetap berjalan sesuai jadwal.
PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Disalurkan
Baca Juga: Belum Dapat Bansos PKH Meski Punya Balita? Cek Penyebab dan Solusinya di Sini
Penyaluran tahap ini menyasar sekitar 404.771 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 73 kabupaten dan kota.
Untuk menjangkau daerah yang memiliki keterbatasan akses perbankan, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
"Sebanyak 404.771 KPM di 73 wilayah kabupaten/kota yang masuk dalam kategori 3T menjadi sasaran distribusi," ungkap narator melalui kanal YouTube Info Bansos.
Baca Juga: Ini Ciri-ciri Penerima Bansos PKH Validasi by System Tahap 2 2026 dan Nominal Bantuannya
Daftar Wilayah Sasaran Penyaluran
NTT dan NTB
Kupang, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, Belu, Alor, Lombok Utara, Sabu Raijua, Lembata, dan Malaka.
Papua dan Sekitarnya
Yahukimo, Tolikara, Puncak Jaya, Jayawijaya, Mappi, Sorong, Nabire, Biak Numfor, Intan Jaya, Lanny Jaya, Asmat, Mimika, Raja Ampat, Jayapura, Kaimana, Maybrat, Paniai, Tambrauw, Pegunungan Arfak, serta sejumlah daerah lainnya di Papua dan Papua Barat.
Wilayah Lainnya
Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Manggarai Timur, Musi Rawas Utara, Donggala, Kepulauan Tanimbar, Tojo Una-Una, Maluku Barat Daya, Nias Utara, Sigi, Pulau Taliabu, Kepulauan Mentawai, Natuna, Hulu Sungai Utara, dan beberapa daerah lainnya.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Penerima bantuan di wilayah sasaran disarankan menyiapkan dokumen berikut.
- Surat undangan pencairan.
- KTP asli.
- Kartu Keluarga (KK).
Masyarakat juga dianjurkan berkoordinasi dengan pendamping sosial PKH atau perangkat desa setempat untuk memperoleh informasi jadwal dan lokasi pencairan agar proses pengambilan bantuan dapat berjalan lebih lancar.***
Editor : Eli Kustiyawati