RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 Tahun 2026 mulai dilaporkan masuk ke rekening sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM).
Beberapa penerima yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI mengaku telah menerima saldo bansos dan berhasil melakukan pencairan pada pertengahan Juni 2026.
Meski demikian, proses penyaluran bansos PKH dan BPNT masih berlangsung secara bertahap sehingga belum seluruh penerima menerima bantuan pada waktu yang sama.
Bukti Pencairan yang Dilaporkan
Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Sabtu, 13 Juni 2026, salah satu bukti yang beredar menunjukkan adanya transaksi tarik tunai melalui Agen BRILink pada 12 Juni 2026 pukul 21.30 waktu setempat.
Pada struk transaksi tersebut tercatat penarikan dana sebesar Rp750.000 dengan status transaksi berhasil. Bukti ini menjadi salah satu indikasi bahwa proses penyaluran PKH Tahap 2 telah berjalan di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Bansos Pangan Beras Tambah 3 Bulan di 2026, Ini Kelompok KPM PKH dan BPNT yang Diprioritaskan
Nominal Bansos Berbeda Sesuai Komponen
Selain nominal Rp750.000, terdapat laporan penerima yang memperoleh bantuan dengan jumlah berbeda-beda.
Beberapa nominal yang disebutkan antara lain Rp746.000, Rp975.000, hingga Rp1.500.000. Perbedaan tersebut umumnya disesuaikan dengan komponen dan kategori penerima yang tercatat dalam program Bansos PKH.
Baca Juga: Bansos PKH Validasi Tahap 2 2026 Segera Berjalan, Ini Prioritas KPM BPNT dan Besaran Bantuan
Bansos PKH Terpantau Cair Lebih Dulu
Laporan yang beredar menunjukkan bahwa bansos PKH mulai masuk ke rekening sebagian KPM, sementara bantuan pangan non tunai (BPNT) di sejumlah wilayah masih dalam tahap proses pengecekan rekening dan penyaluran.
“bagi sebagian besar KPM, bansos BPNT saat ini masih dalam status menunggu ‘proses cek rekening’. Oleh karena itu, bansos PKH terpantau cair terlebih dahulu,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Karena itu, sebagian penerima mengaku baru melihat perkembangan pada bantuan PKH terlebih dahulu.
Sejumlah Daerah Mulai Melaporkan Pencairan
Penerimaan bantuan disebut telah dilaporkan oleh KPM di beberapa daerah. Wilayah yang disebut antara lain Jawa Tengah serta sejumlah daerah di Sumatera, termasuk Palembang.
Namun, laporan tersebut tidak berarti seluruh wilayah telah menerima bantuan karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap.
KPM Diminta Rutin Mengecek Rekening
Bagi penerima yang belum menerima saldo bantuan, pengecekan rekening secara berkala masih diperlukan untuk mengetahui perkembangan penyaluran. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui ATM, agen bank, maupun layanan BRILink terdekat.
Penyaluran bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026 masih terus berlangsung di berbagai daerah. Karena pencairan tidak dilakukan secara serentak, setiap KPM dapat menerima bantuan pada waktu yang berbeda sesuai proses penyaluran yang berjalan di wilayah masing-masing.***
Editor : Ira Yulia Erfina