RADAR BOGOR - Berdasarkan perkembangan terbaru, pencairan bansos PKH dan BPNT masih berjalan melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Mengutip dari kanal Youtube Anamovie pada Minggu, 14 Juni 2026, KPM yang namanya masih tercatat aktif dan tidak berstatus terkeluarkan (exclude) dalam sistem diimbau untuk menunggu proses penyaluran sesuai tahapan yang berlaku.
Sementara itu, bansos PKH dan BPNT untuk kategori validasi sistem juga masih berada dalam proses penyaluran kepada penerima yang telah dinyatakan memenuhi syarat.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 2 Belum Selesai Disalurkan, Bantuan Pangan 3 Bulan untuk Jutaan KPM Disiapkan
Bansos PKH dan BPNT Anggota Baru Masih Disalurkan
Untuk penerima baru bansos PKH dan BPNT, mekanisme penyaluran dilakukan melalui dua jalur. Di wilayah yang memiliki akses perbankan memadai, bantuan disalurkan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Sedangkan untuk daerah terpencil, terluar, dan wilayah dengan keterbatasan layanan perbankan, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Bansos Pangan Beras dan Minyak Goreng Berjalan Bertahap
Penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga masih berlangsung. Namun, waktu penerimaan bantuan dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya karena proses distribusi dan kesiapan penyaluran yang tidak seragam.
PIP Masih Berproses, Data Siswa Perlu Dipastikan Valid
Program Indonesia Pintar (PIP) masih dalam tahap penyaluran. Peserta didik atau orang tua yang merasa memenuhi syarat namun belum menerima bantuan disarankan memastikan data pendidikan yang tercatat di sekolah sudah sesuai dan terbaru agar tidak terjadi kendala dalam proses pencairan.
Baca Juga: Kabar Baik Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Juni 2026, Sejumlah KPM Sudah Cair di hingga Rp1,5 Juta
ATENSI YAPI dan BLT Dana Desa Menunggu Kesiapan Data
Untuk program ATENSI YAPI, penyaluran di sejumlah daerah masih menghadapi kendala kesiapan data sehingga prosesnya belum berjalan merata.
Sementara itu, BLT Dana Desa tetap disalurkan sesuai jadwal masing-masing desa dan pemerintah daerah, sehingga waktu pencairan dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Baca Juga: Bansos Rp5,4 Juta per Orang Bukan Program Baru, Ini Fakta dan Penjelasan Resminya
BLT Kesra dan Penebalan Bansos Belum Ada Penyaluran Tahap 2
Hingga saat ini belum terdapat informasi mengenai pencairan BLT Kesra maupun bantuan penebalan sosial pada tahap 2.
“Untuk tahap kedua saat ini statusnya kosong atau tidak ada pencairan resmi dari pemerintah,” ulas narator melalui kanal Youtube Anamovie.
Status kedua program tersebut masih belum menunjukkan adanya proses penyaluran resmi sehingga masyarakat diimbau menunggu informasi lanjutan dari sumber yang berwenang.
Daerah yang Diminta Memantau Saldo KKS
KPM yang statusnya di aplikasi SIKS-NG telah berubah menjadi SI (Standing Instruction) disarankan untuk mulai memantau saldo rekening KKS secara berkala.
Beberapa daerah yang disebut telah memiliki penerima dengan status SI antara lain Aceh Singkil, Labuhan Batu Selatan, Pelalawan, Ogan Komering Ulu, Cirebon, Grobogan, Lamongan, Lamandau, Malaka, dan Luwu.
Sebaliknya, bagi KPM yang statusnya masih berada pada tahap SPM atau baru berhasil melakukan pengecekan rekening, proses pencairan kemungkinan masih berlangsung.
Karena itu, penerima disarankan menunggu hingga status berubah menjadi SI sebelum melakukan pengecekan saldo secara intensif.
Perbedaan waktu pencairan antarwilayah tetap dimungkinkan karena proses administrasi, validasi data, dan kesiapan penyaluran di masing-masing daerah tidak selalu berlangsung pada waktu yang sama.
Oleh sebab itu, KPM perlu rutin memantau informasi resmi dan memastikan data kepesertaan tetap sesuai agar tidak mengalami kendala saat proses penyaluran bansos berlangsung.***
Editor : Ira Yulia Erfina