RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 periode April-Juni 2026 terus berlangsung di berbagai daerah.
Memasuki pertengahan Juni 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan telah menerima dana bansos PKH Tahap 2 melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), khususnya yang disalurkan melalui Bank BRI.
Berdasarkan perkembangan terbaru per 14 Juni 2026 yang dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel, beberapa bukti pencairan menunjukkan bahwa dana bansos PKH Tahap 2 telah masuk ke rekening penerima dan sudah dapat dicairkan.
Baca Juga: 7 Program Bansos Masih Disalurkan pada Juni 2026, KPM PKH, BPNT dan Penerima PIP Perlu Cek Status
Nominal bansos yang diterima bervariasi sesuai komponen kepesertaan yang tercatat dalam data PKH masing-masing keluarga.
Sejumlah KPM melaporkan telah berhasil melakukan penarikan dana bantuan melalui agen BRILink maupun fasilitas perbankan lainnya.
Pencairan Rp975.000 melalui KKS Baru Bank BRI
Salah satu penerima manfaat berhasil mencairkan dana sebesar Rp975.000. Nominal tersebut merupakan gabungan dari beberapa komponen bantuan yang diterima dalam satu keluarga, yaitu:
- Komponen anak balita: Rp750.000
- Komponen anak sekolah dasar (SD): Rp225.000
Pencairan Rp750.000 untuk Komponen Balita
Pencairan berikutnya tercatat sebesar Rp750.000. Dana tersebut merupakan bantuan PKH untuk kategori anak usia dini atau balita yang diterima melalui rekening KKS Bank BRI.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 2 Belum Selesai Disalurkan, Bantuan Pangan 3 Bulan untuk Jutaan KPM Disiapkan
“Ada penarikan tunai sebesar Rp750.000 untuk kategori anak balita yang dicairkan pada 13 Juni 2026 pukul 08.30 pagi,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Selain itu, terdapat laporan penerimaan bantuan dengan nominal Rp1.100.000. Besaran bantuan yang diterima dapat berbeda karena menyesuaikan jumlah dan jenis komponen PKH yang dimiliki masing-masing KPM.
Penyaluran Bansos Masih Bertahap di Berbagai Wilayah
Meski pencairan sudah berlangsung, tidak seluruh penerima menerima bantuan pada waktu yang sama. Penyaluran PKH Tahap 2 dilakukan secara bertahap sesuai proses administrasi dan mekanisme distribusi yang berlaku.
Karena itu, masih terdapat KPM yang hingga pertengahan Juni 2026 belum melihat saldo bantuan masuk ke rekening mereka.
Perbedaan waktu pencairan juga dapat dipengaruhi oleh proses penyaluran di masing-masing daerah serta kesiapan data penerima manfaat. Kondisi ini membuat sebagian wilayah menerima bantuan lebih awal dibanding wilayah lainnya.
KKS Lama dan KKS Baru Sama-Sama Berpotensi Cair
Proses penyaluran yang sedang berlangsung mencakup penerima yang menggunakan KKS lama maupun KKS baru. Sejumlah laporan pencairan menunjukkan bahwa dana bantuan telah masuk ke berbagai jenis rekening KKS yang digunakan oleh KPM.
Baca Juga: Bansos Rp5,4 Juta per Orang Bukan Program Baru, Ini Fakta dan Penjelasan Resminya
Karena itu, penerima manfaat yang masih menunggu pencairan disarankan untuk tetap memantau perkembangan saldo rekening secara berkala melalui ATM, mobile banking, atau agen BRILink terdekat.
KPM Diimbau Rutin Cek Saldo
Bagi KPM yang belum menerima dana bansos PKH Tahap 2, langkah yang dapat dilakukan adalah melakukan pengecekan saldo secara berkala.
Cara ini bertujuan untuk memastikan apakah bantuan sudah masuk ke rekening tanpa harus menunggu pemberitahuan khusus.
Dengan adanya sejumlah laporan pencairan yang muncul pada 13 hingga 14 Juni 2026, proses penyaluran PKH Tahap 2 periode April-Juni 2026 terpantau masih terus berjalan.
Penerima manfaat yang belum memperoleh bantuan diharapkan tetap memantau rekening masing-masing karena pencairan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal penyaluran di setiap daerah.***
Editor : Ira Yulia Erfina