Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ini Kriteria KPM yang Kehilangan Hak Bansos, Simak Update BPNT Juni 2026 serta Besaran PKH Tahap 2 Terbaru

Ira Yulia Erfina • Senin, 15 Juni 2026 | 20:21 WIB
Ilustrasi pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 2 untuk KPM (Instagram @kecamatan_pogalan diperbarui oleh Gemini AI)
Ilustrasi pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 2 untuk KPM (Instagram @kecamatan_pogalan diperbarui oleh Gemini AI)

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2026 masih jadi sorotan masyarakat seiring berlangsungnya pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 untuk periode April hingga Juni 2026.

Selain informasi mengenai besaran bansos PKH dan BPNT Tahap 2 yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terdapat pula sejumlah ketentuan terkait validasi data penerima yang perlu diperhatikan agar bantuan tetap dapat disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melansir dari kanal Youtube Info Bansos pada Senin, 15 Juni 2026, saat ini, bansos BPNT yang disalurkan mencakup alokasi tiga bulan sekaligus, yaitu April, Mei, dan Juni 2026. Pemerintah juga menyalurkan bansos PKH Tahap 2 yang mencakup periode April hingga Juni 2026. Besaran dana diberikan sesuai komponen yang dimiliki dalam keluarga penerima.

Baca Juga: Kabar Gembira Bansos PKH Tahap 2 Cair Lagi Juni 2026, Dana Rp975 Ribu hingga Rp750 Ribu Mulai Masuk ke Rekening KKS BRI

Nominal PKH Tahap 2 Periode April hingga Juni 2026

Untuk kategori ibu hamil atau menyusui, bantuan yang diberikan sebesar Rp750.000 per tahap. Anak usia dini berusia 0 sampai 6 tahun memperoleh bantuan sebesar Rp750.000 per tahap.

Komponen pendidikan diberikan dengan rincian sebagai berikut:

Sementara itu, komponen kesejahteraan sosial meliputi:

Baca Juga: 9 Bansos yang Masih Cair Juni 2026, Ada Tahap 2 PKH dan BPNT, PIP, BLT Dana Desa hingga PPSE Masih Berproses

Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan pembaruan dan pemutakhiran data penerima bansos. Kebijakan ini bertujuan menyesuaikan sasaran bansos dengan kondisi sosial ekonomi terbaru yang tercatat dalam sistem.

Penyebab Penerima Bansos Bisa Dicoret dari Data

Penyaluran bansos tahun 2026 difokuskan kepada masyarakat yang masuk kelompok Desil 1 hingga Desil 4 atau kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah dalam basis data sosial ekonomi.

Dalam proses pemutakhiran tersebut, sejumlah KPM berpotensi mengalami penghentian bantuan apabila dinilai tidak lagi memenuhi kriteria penerima.

Baca Juga: Jangan Salah Info, Ini Daftar Lengkap Bansos yang Masih Cair dan Tidak Cair di Juni 2026

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan penerima keluar dari daftar bansos antara lain:

Baca Juga: Apakah BPNT Tahap 2 Susulan Cair Juni 2026? Buruan Periksa Status Bantuan Lewat Aplikasi Cek Bansos

Proses ini sering disebut sebagai graduasi alamiah, yaitu penghentian bantuan karena perubahan kondisi sosial ekonomi penerima yang dianggap sudah lebih baik dibanding sebelumnya.

Cara Cek Status Penerima Bansos Secara Mandiri

Masyarakat dapat memantau status kepesertaan bansos secara mandiri melalui layanan resmi yang disediakan Kementerian Sosial.

Pengecekan dapat dilakukan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi Cek Bansos yang tersedia di perangkat seluler. Proses verifikasi cukup dilakukan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode keamanan yang tersedia pada sistem.

Baca Juga: Setelah Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair, Bantuan Pangan Beras untuk 33,2 Juta KPM Kembali Disalurkan 3 Bulan

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengetahui status kepesertaan, perkembangan penyaluran bantuan, hingga informasi terkait validasi data yang sedang berlangsung.

“Karena pencairan dilakukan secara termin atau bertahap, KPM diimbau untuk tidak panik jika saldo belum masuk, selama status kepesertaan di sistem DTKS masih aktif,” jelas narator melalui kanal Youtube Info Bansos.

Persiapan Menjelang Penyaluran Tahap 3

Menjelang penyaluran bantuan untuk periode Juli hingga September 2026, proses verifikasi lapangan dan pemadanan data kependudukan terus dilakukan oleh instansi terkait.

Baca Juga: 33,2 Juta KPM Masuk Daftar Penerima Bansos Pangan Tambahan, Simak Juga Update PKH dan BPNT Tahap 2

Karena itu, penerima bantuan perlu memastikan seluruh data kependudukan yang dimiliki telah sesuai dan terintegrasi dengan data Dukcapil. Kesesuaian data menjadi salah satu faktor penting untuk menghindari kendala penyaluran pada tahap berikutnya.

Dengan berlangsungnya proses pencairan bansos BPNT dan PKH Tahap 2 sekaligus pemutakhiran data penerima, masyarakat disarankan untuk rutin memeriksa status kepesertaan dan memastikan data administrasi tetap valid agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.***

Editor : Ira Yulia Erfina
#Tahap 2 #bpnt #bansos #pkh