RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 periode April hingga Juni 2026 terus berlangsung di berbagai daerah.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan dana bansos PKH Tahap 2 sudah masuk ke rekening mereka, terutama bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terbitan tahun 2026 yang terhubung dengan Bank BRI.
Selain perkembangan pencairan bansos PKH Tahap 2, terdapat pula informasi mengenai kelanjutan bantuan pangan berupa beras yang akan disalurkan kepada jutaan penerima selama beberapa bulan ke depan.
Baca Juga: KPM Merapat! Ada Kabar Terbaru Bansos PKH Tahap 2, BPNT, PIP, dan Bantuan Pangan per Juni 2026
Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Mulai Terpantau pada KKS Terbitan 2026
Perkembangan terbaru yang dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Selasa, 16 Juni 2026, menunjukkan bahwa proses pencairan bansos PKH tahap 2 saat ini lebih banyak terpantau pada penerima yang menggunakan KKS terbitan tahun 2026.
Berdasarkan berbagai laporan dari KPM, rekening yang terhubung dengan Bank BRI menjadi yang paling banyak mencatatkan pencairan bansos pada tahap ini.
Sementara itu, penerima yang menggunakan KKS dari bank penyalur lainnya masih menunggu perkembangan pencairan berikutnya.
Penyaluran bansos umumnya dilakukan secara bertahap sehingga waktu pencairan dapat berbeda antarwilayah maupun antarbank.
Status SI Menjadi Indikator Dana Sudah Dikirim
Sebagian KPM melaporkan adanya perubahan status pada sistem pendataan bansos yang menunjukkan proses penyaluran telah berjalan. Status tersebut menjadi salah satu tanda bahwa dana bantuan telah dikirim ke rekening penerima melalui bank penyalur.
Karena itu, KPM disarankan melakukan pengecekan saldo secara berkala untuk memastikan apakah bantuan sudah masuk ke rekening masing-masing.
Nominal Bansos Berbeda Sesuai Komponen PKH
Besaran bantuan yang diterima setiap keluarga tidak sama karena menyesuaikan komponen yang tercatat dalam kepesertaan PKH.
Sejumlah penerima melaporkan menerima bantuan sekitar Rp1.500.000 untuk komponen dua anak balita. Ada pula yang memperoleh Rp750.000 untuk satu komponen balita.
Sementara sebagian KPM lainnya menerima sekitar Rp975.000 karena memiliki kombinasi komponen balita dan anak sekolah dasar.
Perbedaan nominal tersebut merupakan bagian dari mekanisme PKH yang menyesuaikan jumlah dan jenis komponen penerima dalam satu keluarga.
Pencairan pada Bank Selain BRI Masih Ditunggu
Hingga pertengahan Juni 2026, laporan pencairan yang paling banyak ditemukan berasal dari penerima yang menggunakan KKS BRI terbitan 2026.
Sementara itu, belum banyak laporan pencairan dari penerima yang menggunakan KKS BSI, BNI maupun Mandiri terbitan tahun yang sama.
KPM yang termasuk dalam kelompok tersebut disarankan untuk terus memantau perkembangan karena proses penyaluran dapat dilakukan secara bertahap sesuai jadwal masing-masing bank penyalur.
Bantuan Pangan Beras 10 Kg Akan Disalurkan Selama Tiga Bulan
Selain perkembangan bansos PKH, terdapat informasi mengenai penyaluran bantuan pangan berupa beras yang direncanakan berlangsung selama tiga bulan.
Melalui skema tersebut, setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras setiap bulan. Dengan demikian, total bantuan yang berpotensi diterima selama masa penyaluran mencapai 30 kilogram beras per keluarga penerima.
“Setiap KPM akan menerima bantuan beras sebesar 10 kg per bulan, sehingga total yang diterima selama periode tersebut adalah 30 kg,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Sebanyak 33,2 Juta KPM Masuk Sasaran Program
Program bantuan pangan tersebut ditujukan kepada sekitar 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat di berbagai daerah.
Penyaluran bantuan dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga penerima sekaligus menjaga ketersediaan bahan pangan selama periode penyaluran berlangsung.
Baca Juga: 33,2 Juta KPM Masuk Daftar Penerima Bansos Pangan Tambahan, Simak Juga Update PKH dan BPNT Tahap 2
Distribusi dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan sejumlah pihak terkait agar bantuan dapat sampai kepada penerima yang telah ditetapkan.
Langkah yang Dapat Dilakukan KPM
KPM yang memiliki KKS, khususnya terbitan 2026, dapat melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM, agen bank, maupun layanan mobile banking untuk mengetahui perkembangan pencairan bantuan.
Selain itu, penerima juga disarankan memantau status kepesertaan melalui layanan resmi pengecekan bansos guna memastikan data masih tercatat sebagai penerima bansos.
Bagi KPM yang belum menerima pencairan, terutama dari bank penyalur selain BRI, pemantauan informasi terbaru tetap diperlukan karena proses penyaluran bansos biasanya berlangsung secara bertahap hingga seluruh penerima yang memenuhi syarat mendapatkan bansosnya.***
Editor : Ira Yulia Erfina