RADAR BOGOR - Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) masihh terus berlanjut hingga Juni tahun 2026.
Kendati demikian, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Bogor jangan sampai salah paham terkait jenis bansos yang cair di bulan ini.
Lantas, bansos apa saja yang masih cair hingga pertengahan tahun ini? Berikut penjelasannya.
Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, sedikitnya ada 3 bantuan sosial yang dipastikan masih cair hingga Juni 2026, yaitu sebagai berikut:
1. PKH Tahap Dua Termin Susulan
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan reguer yang menyasar masyarakat miskin atau rentan di berbagai wilayah Indonesia.
Jenis bantuan yang satu ini diberikan dengan tujuan agar penerima manfaat bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka seperti pangan, kesehatan, hingga pendidikan.
Nominal bantuan yang diberikan cukup bervariasi, tergantung dari jenis komponen PKH itu sendiri, yaitu mulai dari ibu hamil hingga penyandang disabilitas.
Pada bulan ini, PKH yang dicairkan merupakan tahap yang kedua untuk terminn susulan bagi KPM yang belum mencairkan di tahap sebelumnya.
2. PKH Validasi by Sistem
Bantuan yang juga dikabarkan cair bulan inii yaitu PKH validasi by sistem, yaitu KPM yang sebelumnya hanya menerima bantuan BPNT murni saja, kini juga mendapatkan bansos PKH.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Warga Puncak Bogor Gelar Pawai Obor
Bisa juga, pada tahun 2025 lalu penerima manfaat tersebut hanya mendapatkan BLT Kesra, kini ia bisa merasakan manfaat dari bantuan PKH.
3. BPNT Tahap Dua Termin Susulan
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap dua termin susulan juga dipastikan cair pada bulan ini untuk KPM di berbagai wilayah Indonesia.
Bansos reguler tersebut diberikan dengan nominal Rp600 ribu untuk tiga bulan sekaligus, bertujuan agar masyarakat miskin atau rentan bisa membeli kebutuhan pokok mereka sehari-hari.
Baca Juga: KPM Merapat! Ada Kabar Terbaru Bansos PKH Tahap 2, BPNT, PIP, dan Bantuan Pangan per Juni 2026
Dana bansos akan disalurkan melalui kartu KKS bank penyalur, atau PT Pos Indonesia terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil.***
Editor : Asep Suhendar