RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Murni kembali menunjukkan perkembangan khususnya untuk KPM pemegang KKS baru pada pertengahan Juni 2026.
Memasuki masa akhir penyaluran tahap 2, bansos BPNT mulai disalurkan melalui termin susulan kepada sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah terutama yang memiliki KKS baru.
Penyaluran bansos BPNT pada termin susulan ini difokuskan kepada KPM yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru yang diterbitkan pada tahun 2026. Sejumlah penerima telah melaporkan adanya saldo masuk ke rekening bansos mereka, terutama yang terhubung dengan Bank BRI.
Penyaluran BPNT Murni Saat Ini Terpantau Melalui Bank BRI
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada 16 Juni 2026, proses pencairan bansos BPNT Murni termin susulan diketahui baru terpantau berjalan melalui Bank BRI. Sejumlah laporan dari berbagai daerah menunjukkan bahwa bantuan telah masuk ke rekening KKS penerima dengan nominal Rp600.000.
Sementara itu, KPM yang menggunakan KKS baru dari Bank Mandiri, Bank BNI, maupun Bank BSI masih menunggu proses penyaluran berikutnya. Hingga saat ini belum terdapat laporan luas mengenai pencairan melalui ketiga bank tersebut.
“Untuk KPM yang menggunakan KKS baru dari Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BSI, bantuan saat ini belum cair dan masih dalam proses menunggu,” ulas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 dan BPNT Masih Cair pada Juni 2026, Bantuan Pangan Beras untuk KPM Dilanjutkan
Proses masuknya saldo bantuan dilaporkan mulai terjadi sejak malam hari hingga pagi hari pada saat informasi ini beredar. Karena penyaluran dilakukan secara bertahap, kondisi di setiap wilayah dapat berbeda-beda.
Daftar Wilayah yang Melaporkan Pencairan BPNT Murni
Sejumlah daerah di berbagai pulau telah melaporkan adanya pencairan bantuan kepada KPM pemegang KKS baru melalui Bank BRI.
Sumatera
Beberapa kota dan kabupaten di Pulau Sumatera yang melaporkan pencairan antara lain Pekanbaru, Dumai, Sibolga, Tebing Tinggi, Gunung Sitoli, Batanghari, Bungo, Asahan, serta Pakpak Bharat.
Sulawesi
Di wilayah Sulawesi, laporan pencairan berasal dari Kota Manado dan Makassar. Selain itu, sejumlah kabupaten seperti Parigi Moutong, Jeneponto, Enrekang, Gorontalo, Pahuwato, dan Polewali Mandar juga termasuk daerah yang telah melaporkan adanya saldo masuk.
Jawa
Penyaluran juga terpantau di sejumlah kabupaten di Pulau Jawa, yakni Cianjur, Majalengka, Sumedang, Subang, Pangandaran, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Blora, Pati, Batang, Nganjuk, Bangkalan, dan Sampang.
Banten, NTB, dan NTT
Di wilayah Banten, laporan pencairan berasal dari Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang. Selain itu, sebagian wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Nusa Tenggara Timur (NTT) juga disebut telah mulai menerima penyaluran bantuan.
Baca Juga: KPM Merapat! Ada Kabar Terbaru Bansos PKH Tahap 2, BPNT, PIP, dan Bantuan Pangan per Juni 2026
KPM Diminta Memantau Saldo Secara Berkala
Bagi KPM yang belum menerima bantuan, pemantauan saldo secara berkala masih menjadi langkah yang disarankan. Pengecekan dapat dilakukan melalui ATM maupun agen bank yang melayani transaksi KKS.
Karena proses penyaluran berlangsung bertahap, tidak semua penerima akan memperoleh bantuan pada waktu yang sama. Perbedaan jadwal pencairan dapat terjadi antarwilayah maupun antarbank penyalur.
KPM juga diimbau memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan pokok keluarga.***
Editor : Ira Yulia Erfina