Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

10 Daerah Penerima Bansos Berstatus SI, Cairkan Dana Sebelum Akhir Juni 2026 hingga Kabar PIP dan BLT Desa

Mutia Tresna Syabania • Rabu, 17 Juni 2026 | 11:50 WIB
Ilustrasi KPM bansos yang berstatus SI. (Instagram @pusdatinkesos)
Ilustrasi KPM bansos yang berstatus SI. (Instagram @pusdatinkesos)

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama bank penyalur Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI) tengah memacu penyaluran sisa dana bansos reguler untuk termin susulan Tahap 2. 

Dilansir dari YouTube Anamovie, kunci utama kelancaran pencairan bansos pada pekan ini bertumpu pada perubahan mutasi data, pada sistem interaktif pusat yang mengontrol sirkulasi rekening penerima manfaat.

"Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH maupun BPNT Murni yang hingga kini saldo susulannya belum masuk, pemahaman terhadap status menu di aplikasi SIKS-NG sangat krusial agar tidak membuang waktu secara sia-sia di mesin ATM," kata narator dalam YouTube Anamovie. 

Baca Juga: Di Tengah Kenaikan BBM Pertamax, Pemerintah Siapkan Bansos Baru untuk Desil 1-4 Perluasan Lapangan Pekerjaan

Jika data pendamping sosial menunjukkan akun KPM baru sampai pada tahap Surat Perintah Membayar (SPM) atau baru berhasil cek rekening, dana bansos dipastikan belum masuk ke saku elektronik.

Status SI merupakan instruksi final pemindahbukan anggaran dari kas negara ke bank penyalur. 

KPM yang aplikasinya sudah berstatus SI disarankan untuk segera melakukan penarikan secara berkala.

Saldo jaminan kuartal kedua yang sudah mendarat wajib segera ditarik habis. 

Membiarkan saldo mengendap melewati batas waktu sirkulasi bulanan berisiko memicu sistem pusat menarik kembali dana tersebut ke Kas Negara.

Baca Juga: Siap-Siap Ketagihan Muncak! 3 Gunung di Bogor Ini Punya Jalur Santai dan Spot Instagramable

Laporan penarikan dana tunai yang bersumber dari KPM berstatus Standing Instruction (SI) per pekan ini terdeteksi aktif 10 wilayah operasional berikut:

1. Sumatra dan Aceh: Aceh Timur, Nias (Sumut), Batanghari (Jambi), Lampung Barat.

2. Pulau Jawa:  Kuningan (Jabar), Kendal (Jateng), Malang (Jatim), Cilacap (Pangan).

3. Kalimantan: Seruyan (Kalteng).

4. Indonesia Timur: Nagekeo (NTT), Pangkajene dan Kepulauan (Sulsel).

Baca Juga: Cocok Buat Liburan Sekolah, 4 Destinasi Wisata Edukasi Alam di Depok Ini Bikin Anak Happy

Selain jaminan reguler, beberapa pos bansos komplementer juga mencatat pergerakan operasional yang bervariasi di lapangan:

• Program Indonesia Pintar (PIP)

Distribusi dana penunjang pendidikan termin berjalan terpantau aktif. Bagi wali murid yang mendapati akun anaknya tidak terbaca pada sistem, diimbau segera melakukan pembaruan dokumen kependudukan melalui operator Dapodik sekolah agar tidak kehilangan hak akses kepesertaan.

• Bantuan Pangan Komplementer dan BLT Desa

Di beberapa titik seperti wilayah Cilacap (Jawa Tengah bagian selatan), paket pangan susulan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter baru mulai terserap bulan ini akibat kendala teknis distribusi logistik sebelumnya. 

Sementara itu, untuk BLT Dana Desa senilai Rp300.000/bulan terpantau cair dengan kebijakan rapel atau reguler sesuai hasil musyawarah kelurahan masing-masing.

Bagi KPM bansos yang tidak memiliki akses mobile banking, koordinasi berkala dengan pendamping sosial kecamatan.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
#bpnt #pip #kpm #bansos #pkh