Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemerintah Siapkan Bansos Stimulus Non Tunai untuk Masyarakat Desil 4 ke Bawah, Ini Rinciannya

Eli Kustiyawati • Jumat, 19 Juni 2026 | 04:59 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos non tunai. (Foto: YouTube Pos Indonesia)
Ilustrasi penyaluran bansos non tunai. (Foto: YouTube Pos Indonesia)

RADAR BOGOR – Pemerintah tengah menyiapkan bansos stimulus bagi masyarakat menengah bawah yang akan disalurkan dalam bentuk non tunai.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bansos tersebut tidak akan diberikan dalam bentuk uang tunai seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Stimulus (bansos) yang kita siapkan untuk kelas menengah ke bawah, desil 4 ke bawah. Ini sedang dipersiapkan," ujar Airlangga pada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Baca Juga: KKS Mulai Terisi di Sejumlah Daerah, Bansos PKH BPNT Susulan Masih Berproses dan Ada Bantuan Rp8 Juta untuk KPM

Airlangga menegaskan bahwa bansos BLT hanya diperuntukkan bagi masyarakat paling miskin, yakni kelompok desil 1 dan 2.

Sementara bantuan non tunai yang sedang disiapkan ini ditujukan untuk kelompok desil 4 atau yang dikenal sebagai kelompok rentan miskin, yaitu masyarakat dengan pengeluaran sekitar Rp1.800.000 hingga Rp2.500.000 per bulan.

Sejauh ini pemerintah belum merinci secara detail bentuk konkret dari stimulus non tunai tersebut, apakah berupa barang kebutuhan pokok atau skema lainnya. Masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi lebih lanjut dari pemerintah.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Usaha untuk Penerima Bansos PPSE Rp5 Juta Tahun 2026, Buruan Cek

Selain stimulus non tunai untuk desil 4 ke bawah, pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi masyarakat kelas menengah yang terdampak kenaikan harga BBM Pertamax melalui skema program magang yang tengah didorong kembali pada bulan Juni 2026 ini.

Sebagai catatan, pada tahun 2025 pemerintah pernah menggulirkan program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan menyasar 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai dorongan konsumsi pada kuartal keempat 2025. Namun program tersebut tidak dilanjutkan pada tahun 2026.***

Editor : Eli Kustiyawati
#BLT #bansos #airlangga hartarto