Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

3 Cara Cek Desil Bansos PKH dan BPNT Secara Online maupun Offline, Ketahui Status Anda Sekarang

Ira Yulia Erfina • Jumat, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB
Ilustrasi KPM penerima bansos PKH dan BPNT (Instagram @dinsoskotasurabaya diolah oleh Gemini AI)
Ilustrasi KPM penerima bansos PKH dan BPNT (Instagram @dinsoskotasurabaya diolah oleh Gemini AI)

RADAR BOGOR - Masyarakat yang ingin mengetahui peluang menerima bantuan sosial (bansos) seperti PKH dan BPNT perlu memahami posisi desil yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Posisi desil dapat dicek melalui beberapa cara, baik secara online maupun offline. Informasi ini penting karena status desil dapat memengaruhi peluang seseorang untuk masuk dalam daftar penerima bansos PKH BPNT yang sedang berjalan.

Cara Cek Desil Bansos Melalui Website Resmi

Mengutip dari kanal Youtube Pendamping Sosial pada Jumat, 19 Juni 2026, salah satu cara cek desil penerima bansos PKH dan BPNT yang dapat dilakukan adalah melalui situs resmi Cek Bansos yang disediakan Kementerian Sosial.

Baca Juga: Daftar Lengkap Wilayah yang Sudah Cair Bansos BPNT Tahap 2 Rp600.000 di KKS Baru 2026, Status SI Mulai Bermunculan

Melalui layanan ini, masyarakat dapat memasukkan data identitas sesuai petunjuk yang tersedia. Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerima bantuan serta kategori kesejahteraan sosial ekonomi yang tercatat.

Hasil pencarian data akan menampilkan informasi terkait tingkat kesejahteraan keluarga sekaligus menunjukkan apakah yang bersangkutan masuk dalam daftar penerima PKH (Program Keluarga Harapan) atau BPNT (Bantuan Pangan non Tunai).

Melihat Data Desil dan Status Bansos Lewat Aplikasi

Metode kedua adalah menggunakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia untuk perangkat Android maupun iPhone.

Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Juni 2026, KKS Berstatus SI Diminta Segera Dicek, Ini Daftar Daerahnya

Aplikasi ini dinilai menjadi salah satu sarana yang cukup lengkap karena tidak hanya menampilkan informasi status penerima bantuan, tetapi juga menyediakan fitur pengusulan dan sanggahan data bagi masyarakat yang merasa datanya belum sesuai.

Untuk menggunakan layanan tersebut, pengguna harus melakukan pendaftaran akun terlebih dahulu. Proses registrasi biasanya mencakup pengisian data diri, verifikasi identitas, hingga konfirmasi akun sebelum seluruh fitur dapat digunakan secara penuh.

Meskipun memerlukan beberapa tahapan tambahan, aplikasi ini menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan data bansos secara lebih aktif.

Baca Juga: Terungkap 3 Cara Mudah Cek Desil Tahun 2026, KPM Bansos di Bogor Wajib Tahu

Layanan Desa dan Kelurahan Dapat Membantu Penelusuran Data Sosial Ekonomi

Bagi warga yang mengalami kendala akses internet atau kesulitan menggunakan layanan digital, pengecekan desil juga dapat dilakukan secara langsung melalui kantor desa maupun kelurahan setempat.

Pemeriksaan status desil biasanya dilakukan setelah petugas memperoleh data kependudukan yang sesuai dari pemohon.

Selanjutnya, petugas operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) dapat membantu melakukan pengecekan data yang tercatat dalam DTSEN.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Bisa Dihentikan, Ini Ciri-Ciri KPM yang Tidak Lagi Menerima Bantuan Sosial Tahun 2026

Cara ini menjadi alternatif bagi warga yang membutuhkan penjelasan langsung mengenai status data sosial ekonominya maupun informasi terkait program bantuan yang sedang berjalan.

Cara Mengajukan Pembaruan Data atau Penurunan Desil

Dalam beberapa kasus, terdapat warga yang merasa kondisi ekonominya belum sesuai dengan desil yang tercatat dalam sistem. Apabila menemukan kondisi tersebut, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data agar dilakukan proses verifikasi ulang.

Pengajuan pembaruan data umumnya dapat dilakukan pada periode tertentu setiap bulan. Jalur yang tersedia adalah melalui aplikasi Cek Bansos atau melalui petugas SIKS-NG di kantor desa dan kelurahan.

Baca Juga: KKS Mulai Terisi di Sejumlah Daerah, Bansos PKH BPNT Susulan Masih Berproses dan Ada Bantuan Rp8 Juta untuk KPM

“Setiap tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 di setiap bulannya, dibuka kesempatan untuk mengajukan request pembaruan data atau penurunan desil,” ungkap narator melalui kanal Youtube Pendamping Sosial.

Melalui proses tersebut, data sosial ekonomi akan ditinjau kembali berdasarkan kondisi terkini yang dimiliki keluarga. Hasil verifikasi nantinya menjadi dasar dalam pembaruan status yang tercatat dalam sistem data sosial nasional.

Mengapa Desil 1 Belum Tentu Mendapatkan PKH?

Sebagian masyarakat masih mempertanyakan alasan mengapa ada keluarga yang berada pada Desil 1, menerima BPNT, serta memiliki komponen keluarga yang memenuhi syarat PKH, tetapi belum memperoleh bantuan PKH.

Baca Juga: Ini Daftar 10 Daerah yang Disarankan Cek Bansos dan Cairkan Segera Bantuannya Sebelum Batas Waktu Penarikan

Kondisi tersebut dapat terjadi karena penyaluran PKH tidak hanya mempertimbangkan status desil dan komponen keluarga. Program tersebut juga memiliki batas jumlah penerima yang telah ditetapkan secara nasional.

Akibatnya, meskipun sebuah keluarga tergolong prioritas berdasarkan kondisi sosial ekonominya, bantuan PKH belum tentu langsung diterima apabila kuota penerima di wilayah tersebut telah terpenuhi.

Baca Juga: Wajib Tahu, Begini Cara Sistem DTKS Menentukan KPM yang Tidak Layak Lagi Terima Bansos

Dalam situasi seperti ini, calon penerima biasanya harus menunggu adanya perubahan data penerima, termasuk ketika terdapat keluarga yang tidak lagi memenuhi syarat sehingga kuota dapat dialihkan kepada keluarga lain yang memenuhi kriteria.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau status data dalam DTSEN serta memastikan seluruh informasi kependudukan yang digunakan tetap sesuai dengan kondisi terbaru agar proses verifikasi bansos dapat berjalan lebih akurat.***

Editor : Ira Yulia Erfina
#bpnt #Desil #bansos #pkh