RADAR BOGOR - Sejumlah program bantuan sosial (bansos) masih dalam proses penyaluran hingga pertengahan Juni 2026. Bantuan yang sedang berjalan meliputi PKH, BPNT tahap 2, bantuan pangan, Program Indonesia Pintar (PIP), serta BLT Dana Desa. Sementara itu, beberapa program lain masih menunggu penyelesaian data sebelum dapat disalurkan.
PKH dan BPNT Tahap 2 Susulan Masih Diproses
Dilansir dari kanal Youtube Anamovie pada Sabtu, 20 Juni 2026, penyaluran bansos Proogram Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) tahap 2 susulan masih berlangsung melalui bank penyalur Himbara, yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Baca Juga: Ciri KPM yang Bansos PKH dan BPNT Tidak Bisa Cair Lagi, Mulai dari Desil Naik hingga Graduasi
KPM yang masih menunggu pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 dapat berkoordinasi dengan pendamping sosial guna mengetahui perkembangan status penyaluran.
Apabila status sudah berubah menjadi Standing Instruction (SI), bantuan umumnya tinggal menunggu proses masuk ke rekening. Sebaliknya, KPM yang berstatus ter-exclude berpotensi tidak menerima bantuan pada tahap berjalan maupun tahap berikutnya.
“KPM yang statusnya dinyatakan "ter-exclude" di dalam sistem kemungkinan besar tidak akan menerima bantuan untuk tahap ini maupun tahap selanjutnya,” ungkap narator melalui kanal Youtube Anamovie.
Validasi dan Penerima Baru Terus Berjalan
Pemerintah juga masih menjalankan proses validasi data serta penambahan penerima baru untuk program PKH dan BPNT. Penyaluran dilakukan melalui KKS bagi wilayah yang memiliki akses perbankan, sedangkan daerah terpencil masih dilayani melalui PT Pos Indonesia.
Bantuan Pangan Mulai Didistribusikan
Distribusi bantuan pangan berisi beras dan minyak goreng masih berlangsung secara bertahap di berbagai daerah. Namun jadwal distribusi tidak sama karena menyesuaikan kesiapan masing-masing wilayah.
Masyarakat yang belum menerima bantuan diimbau menunggu informasi resmi dari pemerintah daerah atau petugas terkait.
PIP Masih Dalam Tahap Pencairan
Program Indonesia Pintar (PIP) masih terus dicairkan kepada siswa yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.
Baca Juga: 3 Cara Cek Desil Bansos PKH dan BPNT Secara Online maupun Offline, Ketahui Status Anda Sekarang
Bagi siswa yang belum menerima bantuan, disarankan untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah guna memastikan status pencairan dan kelengkapan data yang diperlukan.
ATENSI YAPI Belum Ada Jadwal Pencairan
Hingga saat ini belum ada informasi mengenai pencairan ATENSI YAPI dalam waktu dekat. Program tersebut masih menunggu kesiapan data penerima sehingga masyarakat diminta menunggu informasi resmi lebih lanjut.
Baca Juga: Apa Itu Desil Bansos dan Kenapa Seseorang yang Layak Belum Tentu Dapat PKH? Ini Penjelasannya
BLT Dana Desa Bergantung pada Masing-Masing Desa
Distribusi BLT Dana Desa hingga saat ini masih berjalan di berbagai desa yang telah memenuhi tahapan penyaluran. Namun waktu pencairannya berbeda-beda karena bergantung pada kebijakan pemerintah desa dan kesiapan administrasi setempat.
Waspadai Informasi Penebalan Bansos yang Tidak Resmi
Sampai pertengahan Juni 2026 belum terdapat informasi resmi mengenai pencairan BLT Kesra maupun bansos penebalan. Masyarakat diimbau berhati-hati terhadap informasi yang belum memiliki sumber resmi dan selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu.
KPM Berstatus SI Diminta Rutin Cek Saldo KKS
Penerima manfaat yang sudah berstatus SI disarankan untuk memantau saldo KKS secara berkala. Langkah ini penting karena proses pencairan masih berlangsung dan belum seluruh daerah melaporkan data pembayaran secara resmi.
Daerah yang Menjadi Sorotan Penyaluran
Sejumlah daerah yang menjadi perhatian dalam perkembangan penyaluran bansos antara lain Nagan Raya, Padang Lawas Utara, Sarolangun, Mesuji, Sukabumi, Pekalongan, Ponorogo, Hulu Sungai Tengah, Sumba, dan Takalar.
Baca Juga: 3 Cara Cek Desil Bansos Secara Online dan Offline, Mudah dan Bisa Dilakukan Siapa Saja
Perkembangan pencairan di setiap daerah dapat berbeda sehingga masyarakat disarankan mengikuti informasi resmi dari pendamping sosial maupun instansi terkait di wilayah masing-masing.***
Editor : Ira Yulia Erfina