RADAR BOGOR - Memasuki minggu ketiga bulan Juni 2026, masih ada sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima pencairan bantuan sosial (bansos) PKH maupun BPNT untuk tahap kedua.
Hal ini memicu banyak pertanyaan mengenai nasib bansos KPM yang menantikan pencairan.
Dilansir dari YouTube Pendamping Sosial, ada dua kondisi utama yang menjadi penyebab bansos KPM belum kunjung cair.
Pertama: Penyaluran Melalui PT Pos Indonesia di Wilayah 3T
Bagi KPM yang selama ini menerima bantuan sosial melalui PT Pos Indonesia, khususnya yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), hingga saat ini pencairan tahap kedua memang belum terlaksana di seluruh Indonesia. Proses masih berjalan dan belum ada kepastian jadwal pencairannya.
Meski demikian, bukan berarti bantuan tersebut hangus. KPM yang masuk kategori ini diminta untuk bersabar karena proses masih berlangsung dan informasi terbaru akan segera disampaikan begitu ada perkembangan.
Baca Juga: Penting untuk KPM, Dana Bansos PKH dan BPNT Bisa Ditarik ke Kas Negara Jika Belum Dicairkan
Kedua: Penerima Kartu KKS Merah Putih Baru
Kondisi kedua dialami oleh KPM yang baru saja menerima kartu KKS merah putih atau baru melakukan pembukaan rekening secara kolektif (Bu Rekol). Hingga pertengahan Juni 2026, cukup banyak pemegang kartu KKS baru yang saldonya masih kosong dan belum terisi dana bansos PKH maupun BPNT tahap kedua.
Jika pencairan tidak terlaksana di bulan Juni ini, kemungkinan besar dana akan tetap cair namun mengalami keterlambatan, yaitu disalurkan pada bulan Juli 2026 atau memasuki periode penyaluran tahap ketiga. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan dirapel bersama dengan penyaluran tahap berikutnya.
Tips Memantau Saldo Tanpa Harus ke ATM
Bagi pemegang kartu KKS yang ingin memantau saldo tanpa harus bolak-balik ke ATM, bisa memanfaatkan aplikasi mobile banking sesuai bank penerbit kartunya. Pemegang kartu KKS Bank BRI bisa mengunduh aplikasi BRImo, pemegang kartu KKS Bank BNI bisa mengunduh BNI Mobile, dan pemegang kartu KKS Bank Mandiri bisa mengunduh aplikasi Livin by Mandiri.
Selain itu, untuk mengecek status penyaluran secara lebih akurat, KPM bisa meminta pendamping PKH setempat untuk mengecek data melalui aplikasi SIKS-NG, atau langsung mendatangi operator di kantor desa atau kelurahan setempat.***
Editor : Eli Kustiyawati