Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ada 8 Bansos dan Subsidi Mulai 1 Juli 2026, Total Anggaran Rp26,34 Triliun

Eli Kustiyawati • Kamis, 25 Juni 2026 | 07:36 WIB
Ilustrasi penerima bansos dan subsidi beras. (Foto,: YouTube TV BULOG)
Ilustrasi penerima bansos dan subsidi beras. (Foto,: YouTube TV BULOG)

RADAR BOGOR - Pemerintah resmi meluncurkan delapan program bantuan sosial (bansos) dan subsidi yang akan mulai berlaku serentak per 1 Juli 2026.

Dilansir dari YouTube Info Bansos, paket stimulus ekonomi semester kedua tahun 2026 ini diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama menteri terkait, dengan total anggaran sebesar Rp26,34 triliun.

Program-program ini dirancang untuk mengawal daya beli masyarakat mulai Juli hingga Desember 2026.

Delapan program stimulus ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari keluarga penerima manfaat PKH dan BPNT, perajin komoditas lokal, generasi muda, pencari kerja, lulusan SMK, hingga masyarakat umum yang membutuhkan mobilitas antarwilayah.

Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Cair Lagi, Ini 8 Stimulus Ekonomi Semester II 2026

8 Program Bantuan Sosial dan Subsidi Mulai 1 Juli 2026

1. Bantuan Pangan Beras 10 Kg — Anggaran Rp17,54 Triliun

Program dengan porsi anggaran terbesar adalah perpanjangan bantuan pangan beras 10 kg. Pemerintah mengalokasikan Rp17,54 triliun untuk menjamin kebutuhan pangan 33,24 juta jiwa penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Bantuan ini dijadwalkan cair selama tiga bulan berturut-turut untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Program ini menjadi angin segar bagi KPM PKH dan BPNT dalam mengamankan kebutuhan pokok harian.

Baca Juga: Cara Cek Apakah Anda Berhak Dapat BLT Dana Desa Rp300.000, Ini Kriteria Lengkapnya

2. Subsidi PPN DTP 100% Tiket Pesawat Domestik — Anggaran Rp472,7 Miliar

Pemerintah menanggung penuh 100% Pajak Pertambahan Nilai atau PPN DTP untuk tiket pesawat domestik terjadwal kelas ekonomi.

Subsidi ini dialokasikan untuk 2 juta penumpang dan berlaku dalam dua gelombang, yaitu masa liburan sekolah pertengahan tahun pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026 serta masa libur Natal dan Tahun Baru pada 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

3. Diskon 30% Tiket Kereta Api Kelas Ekonomi

Baca Juga: Bansos BLT Dana Desa Rp300.000 Mulai Cair, KPM Bisa Terima hingga Rp1,8 Juta Sekaligus

Penumpang kereta api kelas ekonomi komersial mendapat potongan harga langsung sebesar 30%.

Diskon ini berlaku pada periode yang sama dengan subsidi tiket pesawat, yaitu masa liburan sekolah 20 Juni hingga 5 Juli 2026 dan masa libur akhir tahun 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

4. Diskon 30% Tiket Kapal Pelni dan Penyeberangan Gratis ASDP

Konektivitas jalur laut juga mendapat subsidi masif. Tarif dasar Kapal Pelni mendapat diskon 30% yang berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026 serta diulang kembali pada masa Nataru.

Baca Juga: Tak Hanya PKH BPNT, Bansos Ini Juga Mulai Cair ke KPM

Selain itu, tarif jasa kepelabuhanan untuk penyeberangan kapal feri ASDP digratiskan penuh pada periode libur sekolah dan akhir tahun demi meringankan biaya transportasi masyarakat antarwilayah dan antarpulau.

5. Subsidi Kedelai SPHP Maksimal Rp2.000 Per Kg

Pemerintah menyuntikkan subsidi hingga Rp2.000 per kg kedelai melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP Kedelai, dengan total kuota tahap pertama sebesar 250.000 ton.

Subsidi ini diprioritaskan untuk wilayah yang harga kedelai lokalnya melonjak melebihi harga acuan, agar perajin tahu dan tempe tetap bisa berproduksi dan masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau.

Baca Juga: Hore, 3 Bansos Ini Cair Lewat Kantor Pos Akhir Juni 2026

6. Program Magang Nasional 2026 — Anggaran Rp4,14 Triliun

Pemerintah mengalokasikan Rp4,14 triliun untuk program magang nasional yang dimulai Juli 2026.

Program ini ditargetkan menyerap dan membiayai 150.000 peserta magang agar mendapatkan pengalaman kerja langsung yang sesuai dengan standar kebutuhan industri modern.

7. Pelatihan Vokasi untuk Lulusan SMK dan Korban PHK — Anggaran Rp2,12 Triliun

Baca Juga: Bansos Pangan Lanjut, Cek 8 Program Stimulus Ekonomi yang Bikin KPM Untung Gede

Sebesar Rp2,12 triliun dialokasikan untuk membiayai pelatihan vokasi gratis bagi 270.000 penerima manfaat.

Prioritas utama program ini adalah lulusan baru dari Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK serta pekerja yang terdampak efisiensi atau pemutusan hubungan kerja agar mereka memiliki keahlian baru bersertifikat yang siap bersaing di pasar kerja.

8. Insentif Pajak PPh Final Royalti Penulis — Tarif 1,5%

Program terakhir ditujukan untuk mendukung ekosistem industri kreatif dan literasi nasional. Pemerintah memberikan insentif perpajakan berupa tarif khusus PPh Final Royalti sebesar 1,5% bagi para penulis buku nasional.

Baca Juga: Bansos Lansia Dihapus? Cek Skema Baru dan Program Pengganti untuk KPM

Tarif ini jauh lebih rendah dibandingkan tarif reguler yang selama ini berlaku antara 5% hingga 35%.

Rincian Alokasi Anggaran

Total stimulus Rp26,34 triliun terdiri dari bantuan pangan Rp17,54 triliun, program magang nasional Rp4,14 triliun, pelatihan vokasi Rp2,12 triliun, subsidi tiket pesawat Rp472,7 miliar, serta berbagai subsidi transportasi dan pangan lainnya. Seluruh program ini mulai bergulir 1 Juli 2026 dan sebagian besar berlaku hingga Desember 2026.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #stimulus ekonomi #bansos #subsidi